Hari Keluarga Internasional 2026 dan Makna Temanya

  • 14 Mei 2026 18:38 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hari Keluarga Internasional diperingati setiap 15 Mei sebagai momentum global keluarga
  • Tahun 2026 mengangkat tema “Families, Inequalities and Child Wellbeing”
  • Tema menyoroti dampak kesenjangan terhadap keluarga dan anak

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Keluarga Internasional atau International Day of Families diperingati setiap 15 Mei sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya peran keluarga dalam pembangunan sosial. Pada 2026, peringatan ini mengusung tema “Families, Inequalities and Child Wellbeing”.

Dilansir dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, tema tersebut menyoroti dampak kesenjangan yang semakin lebar terhadap kehidupan keluarga dan masa depan anak-anak. Peringatan ini juga menyerukan investasi yang lebih kuat dalam kebijakan yang berorientasi pada keluarga.

PBB menilai keluarga memiliki peran penting dalam kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, banyak keluarga masih menghadapi tantangan berupa ketidakstabilan pendapatan, terbatasnya dukungan pengasuhan, dan akses layanan dasar yang belum merata.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kemiskinan, terutama bagi keluarga dengan anak usia dini. Dampaknya tidak hanya memengaruhi kesehatan anak, tetapi juga pendidikan dan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.

Hari Keluarga Internasional 2026 juga menyoroti kesenjangan di bidang pendidikan, layanan kesehatan, akses digital, dan pelayanan publik lainnya. Berbagai ketimpangan tersebut dinilai memengaruhi peluang hidup anak-anak di masa depan.

Selain itu, faktor ketidaksetaraan berbasis gender, ras, migrasi, hingga disabilitas disebut dapat memperburuk perkembangan anak. Karena itu, diperlukan dukungan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi keluarga.

PBB menekankan pentingnya sistem perlindungan sosial yang terintegrasi untuk memperkuat ketahanan keluarga. Dukungan tersebut meliputi tunjangan anak, cuti orang tua, layanan penitipan anak yang terjangkau, hingga pendidikan usia dini.

Peringatan Hari Keluarga Internasional 2026 juga menjadi ruang dialog antara negara anggota, lembaga PBB, dan masyarakat sipil. Melalui forum ini, berbagai praktik kebijakan yang dinilai efektif akan dibahas untuk mendukung pencapaian Agenda 2030 tentang pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....