Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Membentuk Masa Depan Perdamaian

  • 03 Mei 2026 09:59 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hari Kebebasan Pers Sedunia diperingati setiap 3 Mei sebagai dukungan terhadap kebebasan pers.
  • WPFD 2026 mengusung tema “Membentuk Masa Depan Perdamaian”.
  • Konferensi global digelar 4–5 Mei di Lusaka, Zambia.
  • Fokus pada jurnalisme, transformasi digital, dan keberlanjutan media.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day (WPFD) diperingati setiap 3 Mei. Peringatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap media yang menghadapi berbagai pembatasan hingga ancaman terhadap kebebasan pers.

Dilansir dari UNESCO, peringatan tahun 2026 mengusung tema “Shaping a Future at Peace” atau “Membentuk Masa Depan Perdamaian”. Konferensi global akan digelar pada 4–5 Mei di Lusaka, Zambia, serta dilengkapi dengan sejumlah kegiatan daring.

Hari Kebebasan Pers Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1993. Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari Deklarasi Windhoek 1991 yang menjadi tonggak penting dalam memperjuangkan kebebasan pers di dunia.

Peringatan ini bertujuan untuk menegaskan prinsip dasar kebebasan pers sekaligus mengevaluasi kondisi media global. Selain itu, momentum ini juga digunakan untuk membela independensi media serta mengenang jurnalis yang gugur dalam menjalankan tugas.

Tema tahun ini merujuk pada laporan tren global UNESCO terkait kebebasan berekspresi dan pengembangan media. Fokus utama diarahkan pada tantangan serta peluang dalam menjaga kebebasan pers di tengah perubahan zaman.

Terdapat tiga pilar utama yang menjadi perhatian dalam WPFD 2026, salah satunya peran jurnalisme dalam mendukung perdamaian, keamanan, dan pembangunan ekonomi. Perlindungan terhadap jurnalis, termasuk jurnalis perempuan, juga menjadi bagian penting dalam menjamin hak publik atas informasi.

Pilar berikutnya menyoroti transformasi digital, termasuk pengaruh kecerdasan buatan terhadap ekosistem media. Selain itu, aspek keberlanjutan, pluralisme, dan inklusi media juga menjadi fokus untuk memastikan media tetap independen dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....