Peringatan Hari Bumi 22 April, Ini Sejarah dan Temanya

  • 22 Apr 2026 18:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April menjadi momentum global untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengajak masyarakat dunia melakukan aksi nyata menjaga bumi.

Hari Bumi pertama kali diperingati pada tahun 1970 di Amerika Serikat. Gagasan ini dipelopori oleh Senator Gaylord Nelson yang prihatin terhadap dampak kerusakan lingkungan akibat industrialisasi.

Pada 22 April 1970, sekitar 20 juta orang turun ke jalan untuk menyuarakan perlindungan lingkungan. Aksi tersebut menjadi salah satu demonstrasi lingkungan terbesar dalam sejarah modern.

Sejak saat itu, Hari Bumi berkembang menjadi gerakan global yang melibatkan lebih dari 190 negara di dunia. Gerakan ini juga mendorong lahirnya berbagai kebijakan perlindungan lingkungan di berbagai negara.

Aksi mahasiswa dalam penanaman pohon rambai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di kawasan hutan mangrove Pulau Curiak, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. (Foto: RRI/Pahajilay)

Berdasarkan situs resmi earthday.org, tema Hari Bumi 2026 adalah “Our Power, Our Planet”. Tema ini menekankan bahwa kekuatan untuk menjaga bumi berada di tangan manusia itu sendiri.

Makna tema tersebut relevan dengan kondisi saat ini karena lingkungan berkaitan langsung dengan kehidupan manusia. Mulai dari udara yang dihirup, air yang dikonsumsi, hingga pangan yang digunakan setiap hari.

Kerusakan lingkungan dapat berdampak luas terhadap kesehatan, ekonomi, dan stabilitas kehidupan global. Oleh karena itu, kesadaran menjaga lingkungan menjadi hal yang semakin penting untuk diperkuat.

Hari Bumi 2026 juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan selama Earth Week. Fokusnya meliputi menjaga kualitas udara dan air, mengurangi penggunaan energi tidak ramah lingkungan, serta melindungi sumber daya alam.

Perubahan menuju lingkungan yang lebih baik tidak harus dimulai dari langkah besar. Aksi kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama dapat memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....