Etika Makan Menurut Imam Al Ghazali

  • 21 Apr 2026 22:40 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Imam Al Ghazali adalah seorang ulama besar yang dikenal dengan pemikirannya yang mendalam. Selain itu juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek dan etika dalam kehidupan sehari hari termasuk dalam hal makan.

Dalam tradisi Islam makan dengan tangan kanan adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Al-Ghazali menekankan bahwa makan harus dilakukan dengan sopan yaitu duduk dengan posisi yang baik dan tidak terburu-buru.

"Makan dengan cara yang baik tidak hanya menunjukkan adab tetapi juga membentuk sikap sabar dan perhatian terhadap keberkahan makanan yang di konsumsi," ujar Ustaz Ali Muammar dalam siaran Kuliah Subuh Pro1 RRI Banjarmasin, Selas 21 April 2026.

Dikatakan, makan bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan fisik semata, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan moral yang penting, Mengutip buku Imam Al Ghazali yang mengajarkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan seorang muslim harus dimulai dengan niat yang baik.

Begitu pula dalam makan karena niat yang benar adalah untuk menjaga kesehatan tubuh agar bisa beribadah dengan baik kepada Allah. Makan dengan niat untuk memperkuat tubuh dalam menjalani tugas tugas agama seperti shalat dan beramal akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Untuk itu etika makan menurut Imam Al Ghazali mengajarkan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual. Makan bukan sekadar memenuhi rasa lapar, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.

"Dengan menjaga niat dan menghindari berlebihan serta berdoa sebelum makan sampai memilih makanan yang halal, seorang muslim dapat mengubah aktivitas makan menjadi sebuah ibadah yang membawa berkah dan kebaikan dalam hidupnya," ucap Ustaz Ali Muammar, menerangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....