Hoaks: Tautan Pendaftaran Rekrutmen BPS 2026
- 03 Mar 2026 17:06 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Beredar video dari akun TikTok “INFOBPSindonesia” yang mengklaim pendaftaran rekrutmen Badan Pusat Statistik (BPS) 2026 resmi dibuka. Unggahan tersebut menyebut kesempatan kerja gratis bagi lulusan SMA/SMK, D3, hingga S1 dengan penempatan di seluruh Indonesia.
Narasi dalam video mencantumkan periode pendaftaran 1–28 Februari dan menegaskan proses tanpa pungutan biaya. Akun tersebut juga mengingatkan warganet agar mengajak pengguna lain menandai teman yang sedang mencari pekerjaan.
| Baca juga: Hoaks: Tautan Pendaftaran Rekrutmen PLN 2026 |
Hingga Selasa, 3 Maret 2026, unggahan itu telah meraih lebih dari 1.061 tanda suka, puluhan komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 459 kali. Informasi tersebut pun ramai diperbincangkan di media sosial.
Dilansir dari turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Pendaftaran Badan Pusat Statistik Nasional 2026” ke mesin pencari. Hasilnya, Badan Pusat Statistik (BPS) memang merekrut sekitar 190 ribu petugas untuk Sensus Ekonomi Nasional yang dijadwalkan pada Juni–Juli 2026.
Rekrutmen tersebut berlangsung pada Januari 2026 dan mulai dilaksanakan pada Februari 2026. Informasi resmi terkait proses seleksi diumumkan melalui kanal resmi BPS.
Tim juga mengidentifikasi tangkapan layar video menggunakan Google Lens dan menemukan bahwa konten tersebut merupakan hasil suntingan dari video asli yang diunggah akun Instagram “bps_hsu”. Selain itu, tautan pada bio akun TikTok mengarah ke laman yang meminta data pribadi seperti nama, asal provinsi, dan nomor Telegram.
Dengan demikian, unggahan berisi tautan “pendaftaran rekrutmen BPS 2026” yang mengarah ke laman tidak resmi merupakan konten tiruan (impostor content). Masyarakat diimbau untuk selalu verifikasi informasi yang beredar di media sosial.
Referensi: https://turnbackhoax.id/articles/32611-penipuan-tautan-pendaftaran-rekrutmen-bps-2026
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....