Hari Kepanduan Sedunia: Sejarah dan Tema 2026

  • 22 Feb 2026 16:42 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Kepanduan Sedunia atau World Scout Day diperingati setiap 22 Februari di berbagai negara. Peringatan ini bertepatan dengan hari lahir pendiri Gerakan Pramuka dunia, Lord Robert Baden-Powell, pada 22 Februari 1857.

Tanggal tersebut juga menjadi momen istimewa karena merupakan hari lahir Olave Baden-Powell, yang berperan penting dalam memimpin gerakan kepanduan putri dunia. Keduanya dikenang sebagai tokoh sentral dalam perkembangan gerakan kepanduan internasional.

Gerakan kepanduan bermula pada 1907 ketika Baden-Powell mengadakan perkemahan eksperimental pertama di Pulau Brownsea, Inggris. Dari kegiatan sederhana itu, kepanduan berkembang menjadi gerakan pendidikan nonformal yang mendunia, termasuk di Indonesia.

Tahun ini, World Association of Girl Guides and Girl Scouts (WAGGGS) bersama World Organization of the Scout Movement (WOSM) mengangkat tema “Our Friendship” atau “Persahabatan Kita”. Tema tersebut sekaligus menandai 100 tahun World Thinking Day yang pertama kali dirayakan pada 1926.

Melansir laman WAGGGS, tema ini mengajak anggota Pramuka dan Pramuka Putri di lebih dari 150 negara untuk mempererat persahabatan global. Nilai tersebut mencerminkan semangat persatuan lintas budaya, agama, dan latar belakang yang menjadi fondasi gerakan kepanduan.

Pada 2026, tema ini menjadi bagian dari perjalanan empat tahun menuju peringatan 100 tahun WAGGGS pada 2028. Rangkaian tersebut difokuskan pada refleksi nilai, simbolisme, dan arah masa depan Gerakan Pramuka di tingkat dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....