Hari Korps Wanita Angkatan Laut, Begini Sejarahnya

  • 05 Jan 2026 07:48 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Hari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) diperingati setiap tanggal 5 Januari. Pada tahun 2026, peringatan ini menandai usia ke-63 tahun sejak Kowal pertama kali dibentuk.

Dilansir dari laman resmi TNI AL, sejarah Hari Korps Wanita Angkatan Laut tidak terlepas dari visi pembangunan kekuatan maritim Indonesia pada awal dekade 1960-an. Saat itu, Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) tengah menjalani ekspansi besar untuk mendukung Operasi Trikora dalam upaya pembebasan Irian Barat.

Kondisi tersebut menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang andal, khususnya tenaga ahli dan personel pendukung. Kebutuhan ini mendorong pimpinan Angkatan Laut untuk mencari solusi agar efektivitas organisasi tetap terjaga.

Pimpinan ALRI menyadari bahwa keterlibatan tenaga wanita dapat meningkatkan efisiensi tugas, sehingga prajurit pria dapat lebih difokuskan pada peran tempur. Gagasan strategis ini kemudian diwujudkan oleh Laksamana R.E. Martadinata selaku Menteri/Panglima Angkatan Laut saat itu.

Sejarah mencatat, pada 5 Januari 1963, sebanyak 12 perwira wanita pertama dilantik di Markas Besar Angkatan Laut, Jakarta. Para perintis tersebut merupakan sarjana terpilih dari berbagai disiplin ilmu, seperti kedokteran, hukum, dan sastra.

Kehadiran mereka menjadi tonggak awal pembentukan Korps Wanita Angkatan Laut yang berperan mengisi posisi strategis di lingkungan TNI AL. Tanggal pelantikan tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Korps Wanita Angkatan Laut yang diperingati hingga kini.

Memasuki usia ke-63 tahun pada 2026, Korps Wanita Angkatan Laut telah berkembang menjadi kekuatan profesional yang adaptif dan berdaya saing. Dari 12 perwira perintis, Kowal kini terus berkontribusi dalam mendukung tugas-tugas TNI AL seiring tuntutan zaman yang terus berubah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....