Fenomena Lavender Marriage

  • 12 Feb 2025 14:54 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Lavender marriage adalah istilah bagi pernikahan antara laki-laki dan perempuan yang menyembunyikan orientasi seksual salah satu atau kedua pasangannya. Pernikahan ini dipilih sebagai alasan sosial, politik atau melindungi karier dimana lingkungan sosial mengganggap orientasi non-heteroseksual masih sangat tabu bahkan ilegal.

Pernikahan ini dilakukan untuk memenuhi tekanan sosial heteronormatif. Kehidupan rumah tangga telah menjadi hal yang menjadi sangat menarik untuk diketahui orang lain. Meskipun hal tersebut merupakan ranah privasi seseorang dengan pasangannya, namun tingginya sorotan terhadap kehidupan seperti cekcok dan prahara dalam rumah tangga sering kali menjadi bahan utama spekulasi oleh orang lain.

Lavender Marriage dilakukan oleh seorang tokoh publik atau bintang untuk mempertahankan citra konvensional. Menjaga karir tetap aman dan menghindari kecurigaan atau stigma sosial yang masih menganggap homoseksualitas merupakan hal yang tidak pantas.

Tekanan keluarga untuk menikah dengan lawan jenis dengan membesarkan anak, tekanan budaya dan agama yang turut melarang praktik homoseksual. Serta kemudahan dalam mendapatkan manfaat hukum dan manfaat finansial serta terjaganya reputasi dengan mengikuti norma sosial merupakan alasan-alasan mendasar bagi mereka untuk tetap melakukan pernikahan lavender marriage ini.

Di dunia yang serba modern saat ini, berbagai orientasi seksual mulai dapat diterima, hak-hak LGBTQ+ mulai diakui oleh beberapa negara sehingga tekanan sosial maupun profesional mulai berkurang. Namun tetap saja para publik figur merasa perlu mempertimbangkan lebih jauh dalam memilih pasangan hidup demi mempertahankan karir dan status sosial.

Pernikahan lavender marriage dirasa tetap perlu ditempuh meski bukan semata-mata untuk menyembunyikan status sosial tapi lebih ke mencapai tujuan bersama atas dasar persahabatan. Seperti demi membangun keluarga dan karir di masa depan meskipun masing masing telah memiliki preferensi yang berbeda soal orientasi seksual.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....