Melestarikan Budaya Dayak dalam Tarian Eksotis

  • 14 Nov 2024 13:41 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Minimnya atensi generasi muda dalam mempertahankan budaya asli Indonesia, membuat tarian dayak mulai jarang terlihat dipertontonkan pada masyarakat. Padahal tarian dayak sangat indah, menghibur dan mengandung banyak nilai nilai filosofis pada setiap tema gerakannya.

Satu tema tarian biasanya merefleksikan sebuah proses, cerita, gambaran emosi yang sangat erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Tarian tradisional dianggap sulit, kolot dan kuno sehingga menyebabkan menurunnya minat anak muda untuk mempelajarinya.

Besarnya pengaruh budaya asing yang dianggap modern membuat sekelompok pecinta tarian dayak tergerak mendirikan sanggar bernama Sanggar Tarian Budaya Gerdayak Pertahanan. Nama Gerdayak sendiri merupakan kepanjangan dari Gerakan Pemuda Dayak Indonesia. Disinilah mereka tekun berlatih menari tarian tradisional adat dayak yang dibimbing oleh pelatih.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata setempat pun turut mendukung dan mengeapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh sanggar ini. Karena menjadi salah satu upaya nyata melestarikan adat dan budaya agar tidak tergerus perkembangan zaman. Kini dengan keberadaan sanggar ini, anak muda banua dapat dengan mudah belajar dan melestarikan budaya dayak.

Foto: RRI/Fida

Rekomendasi Berita