Hidroganik Alfa Kembangkan Pertanian Modern Berkelanjutan

  • 08 Agt 2026 13:44 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hidroganik Alfa berkembang dari hobi bertani hidroponik di rumah menjadi usaha profesional yang melayani berbagai segmen mulai dari rumah tangga, sekolah, instansi pemerintah, komunitas, hingga bisnis komersial.
  • Pemilik usaha Ahmad Fujiyantoni (Eboy) menekankan bahwa seluruh pekerjaan instalasi dikerjakan oleh tim berpengalaman dengan menggunakan bahan berkualitas untuk memastikan hasil yang optimal.
  • Hidroganik Alfa menunjukkan bagaimana pengalaman bertani skala kecil dapat berkembang menjadi solusi pertanian modern yang profesional melalui dedikasi dan penguasaan teknologi hidroponik.

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hidroganik Alfa berkembang dari pengalaman bertani hidroponik di rumah menjadi usaha profesional yang melayani kebutuhan pertanian modern. Usaha tersebut menyediakan instalasi hidroponik untuk rumah tangga, sekolah, instansi pemerintah, komunitas, hingga bisnis komersial.

Hal tersebut disampaikan Petani Hidroponik dan pemilik Hidroganik Alfa, Ahmad Fujiyantoni, S.Kom. atau Eboy, dalam acara UMKM Berbicara, Senin, 3 Agustus 2026. Ia mengatakan, seluruh pekerjaan instalasi dikerjakan oleh tim berpengalaman dengan menggunakan bahan berkualitas.

“Seluruh pekerjaan dikerjakan oleh tim profesional berpengalaman, menggunakan bahan berkualitas dengan hasil instalasi yang rapi, kokoh, estetik, mudah digunakan, dan produktif,” ujarnya. “Instalasi tersebut juga mendukung pertanian berkelanjutan.”

Fujiyantoni mengatakan, Hidroganik Alfa juga menghadirkan inovasi urban farming melalui sistem potponik yang memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai media tanam. Metode tersebut dinilai ramah lingkungan, hemat biaya, mudah diterapkan, serta mendukung prinsip ekonomi hijau dan keberlanjutan.

“Setiap pelatihan dipandu oleh owner Hidroganik Alfa yang sudah bersertifikasi BNSP. Sertifikasi tersebut menjamin mutu materi dan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta pelatihan tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung agar materi lebih mudah dipahami dan diterapkan. Pendampingan juga diberikan setelah pelatihan melalui konsultasi dan bimbingan berkelanjutan.

“Kami juga memberikan dukungan pascapelatihan berupa konsultasi dan bimbingan berkelanjutan,” ujarnya. “Hal ini agar peserta benar-benar berhasil mengelola pertanian hidroponik organiknya secara mandiri dan berdaya saing.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....