Bakesbangpol Banjarmasin Soroti Pentingnya Literasi untuk Cegah Konflik Sosial
- 31 Mei 2026 14:23 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kota Banjarmasin yang akan memasuki usia 500 tahun menghadapi tantangan besar di era perkembangan informasi yang sangat cepat. Masyarakat dinilai semakin sering menerima informasi yang belum terverifikasi, termasuk isu terkait keberagaman dan kehidupan beragama.
Hal tersebut disampaikan Analisis Kebijakan Bakesbangpol Kota Banjarmasin, Yani Prasetia Hati, dalam acara Ngobrol Bareng Komunitas di RRI Pro1 Banjarmasin, Minggu, 24 Mei 2026. Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama.
Ia menjelaskan, minimnya literasi dan kurangnya ruang dialog dapat memicu kesalahpahaman di masyarakat. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan sikap intoleransi hingga konflik sosial.
“Kurangnya literasi dan minimnya ruang dialog dapat menyebabkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya. “Hal tersebut juga dapat memunculkan sikap intoleransi bahkan berpotensi menimbulkan konflik sosial.”
Yani menambahkan, tantangan tersebut semakin penting diantisipasi menjelang usia lima abad Kota Banjarmasin. Penguatan literasi keberagamaan dinilai menjadi salah satu solusi utama.
Ia menilai literasi keberagamaan perlu dikembangkan untuk memperkuat kolaborasi, pemahaman, dan semangat kebersamaan di masyarakat. Hal ini dapat diperkuat melalui peran Komunitas Literasi Umat Beragama (KLUB).
“KLUB menjadi sarana dengan informasi yang valid dan dapat dipercaya,” ujarnya. “Komunitas ini menjadi ruang untuk menjembatani keterbatasan pemahaman antar kelompok di masyarakat.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....