BPS Perkuat Data Ekonomi Digital lewat Sensus Ekonomi 2026

  • 19 Apr 2026 07:11 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Badan Pusat Statistik (BPS) akan memperkuat data ekonomi digital melalui Sensus Ekonomi 2026 guna mendukung kebijakan berbasis data di Kota Banjarmasin. Pendataan ini menjadi langkah strategis untuk memetakan potensi ekonomi digital secara lebih komprehensif.

Hal tersebut disampaikan Statistisi Ahli Muda BPS Kota Banjarmasin, Nuruddin Zain, saat dialog di RRI Pro 1 Banjarmasin, Jumat, 18 April 2026. Menurutnya, data ekonomi digital sebenarnya sudah tersedia, namun belum disajikan secara khusus.

Data ekonomi digital di BPS saat ini dapat dilihat melalui sektor informasi dan komunikasi. Sektor tersebut merupakan bagian dari 17 lapangan usaha dalam perhitungan ekonomi nasional.

“Data ekonomi digital tidak disajikan secara khusus, tetapi dapat dilihat dari sektor informasi dan komunikasi,” ujar Nuruddin Zain. “Ke depan akan digali lebih detail.”

Sensus Ekonomi 2026 merupakan bagian dari tiga sensus nasional yang dilaksanakan BPS. Kegiatan ini dilakukan setiap sepuluh tahun sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997.

Pendataan akan mencakup seluruh rumah tangga dan unit usaha di Banjarmasin. Termasuk identifikasi penggunaan teknologi digital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 akan menanyakan penggunaan teknologi digital, termasuk usaha berbasis daring,” katanya. “Hal ini penting untuk melihat potensi ekonomi digital.”

Hasil sensus akan menghasilkan data ekonomi yang terintegrasi secara nasional. Data tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Pelaksanaan sensus dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Masyarakat diminta berpartisipasi aktif serta memastikan petugas yang datang merupakan petugas resmi saat pendataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....