Palui Mambawa Barakat, Madihin Sarat Humor dan Makna
- 17 Apr 2026 21:50 WIB
- Banjarmasin
RRI CO.ID, Banjarmasin - Palui gemar menghadiri berbagai acara atau “saruan” dan kerap makan berlebihan. Cerita sosok Palui ini digambarkan dalam Madihin Syair Bakisah Ragam Budaya Pro 4 RRI Banjarmasin, Selasa, 14 April 2026 malam.
Madihin Syair Bakisah bertajuk “Palui Mambawa Barakat”. Maestro madihin ini membawakan kisah Palui tersebut dengan gaya humor khas madihin.
"Palui ini tokoh fiksi, tapi perilakunya sering kita temui dalam kehidupan nyata, sehar-hari,” katanya, kisahnya sangat dekat dengan orang-orang yang kita temui atau kenal.
Kisah semakin menarik ketika Palui berusaha membawa pulang makanan secara berlebihan hingga menimbulkan kejadian lucu. Dari situ muncul istilah “membawa barakat” yang menjadi inti cerita.
Menurut Anang, di balik kelucuan tersebut terdapat pesan moral yang kuat tentang pentingnya menjaga etika. Makna dari kisah ini adalah bagaimana kita mengontrol diri, terutama dalam hal makan dan bersikap di tempat orang.
Sementara mengenai tradisi membawa berakat atau mambarakat ini dalam budaya Banjar memiliki nilai sosial jika dilakukan dengan tepat. Tradisi tersebut menjadi bagian dari kebersamaan dalam masyarakat.
“Tradisi itu baik, tapi harus tahu batas dan situasi agar tidak terkesan berlebihan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....