Merawat Kebersamaan Kebangsaan di tengah Dinamika Sosial

  • 15 Apr 2026 13:16 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Siaran Pandiran Baisukan bersama Laung Kuning Banjar yang disiarkan pada Senin, 14 April 2026 di Pro 4 RRI Banjarmasin menghadirkan diskusi bertema “Merawat Kebersamaan dalam Kehidupan Kebangsaan.” Siaran yang dipandu Wan Kahfi ini menghadirkan Ketua LKB DPC Kota Banjarmasin, Irsa Setiawan H., SH., MH., CMC sebagai pengisi utama.

Irsa Setiawan turut mengundang dua narasumber, yakni Ahmad Muzaiyin, S.Sos., MA selaku Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin yang baru menjabat sekitar dua minggu, serta Drs. Aliansyah Mahadi, M.Ap atau Pak Didit sebagai Ketua IKASBA Kalimantan Selatan. Kehadiran keduanya dinilai penting untuk memberikan pandangan terkait kondisi kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat Banjarmasin.

Dalam diskusi, Irsa Setiawan menegaskan bahwa menjaga kebersamaan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Ia menyampaikan bahwa Laung Kuning secara aktif mengimbau anggotanya agar menjadi teladan dalam menciptakan rasa aman dan tertib di masyarakat. “Kami menghimbau anggota agar menularkan rasa tertib dan aman, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai adat Banjar harus terus dijaga sebagai identitas bersama. Menurutnya, perilaku sopan santun dan etika dalam pergaulan menjadi kunci dalam merawat kebersamaan di tengah perubahan zaman. “Kita mengajak masyarakat untuk tetap menjaga adat istiadat dan warisan para ulama dalam kehidupan sehari-hari,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Ahmad Muzaiyin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial. Ia menyebut bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul. “Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan, baik dari pemerintah, masyarakat, hingga media,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pengaruh media sosial terhadap perilaku masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, fenomena yang terjadi saat ini tidak lepas dari penyebaran informasi yang tidak tersaring dengan baik. “Perlu kesadaran bersama bahwa tidak semua hal yang viral itu patut ditiru, apalagi jika mengarah pada tindakan negatif,” ucapnya menegaskan.

Di sisi lain, Pak Didit menilai bahwa kebersamaan saat ini memang perlu dirawat karena adanya indikasi gesekan sosial. Ia mengungkapkan bahwa kondisi masyarakat saat ini menunjukkan adanya “kebersamaan yang mulai sakit” sehingga perlu perhatian bersama. “Kalau kita bicara merawat, berarti ada yang perlu diperbaiki dalam kebersamaan kita,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberagaman yang ada di Banjarmasin harus dijaga sebagai kekuatan. Melalui IKASBA, pihaknya terus membangun komunikasi lintas etnis guna menjaga keharmonisan. “Kita ini satu keluarga, jadi kebersamaan dan toleransi harus selalu dijunjung tinggi,” ucapnya memberi pesan menutup siaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....