Kesetaraan Gender dalam Islam Tekankan Keadilan

  • 13 Apr 2026 21:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin- Dialog Pengarusutamaan Gender di RRI Banjarmasin mengangkat tema kesetaraan gender dalam perspektif Islam bersama akademisi UIN Antasari, Dr. Hj. Nurlaila, M.Ag., M.Pd. Dialog ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar tentang gender dalam Islam, Senin, 13 April 2026.

Nurlaila menjelaskan bahwa gender tidak hanya berkaitan dengan jenis kelamin, tetapi juga menyangkut peran, tanggung jawab, dan kebiasaan di masyarakat. Hal ini penting dipahami agar masyarakat tidak keliru dalam menilai perbedaan antara laki-laki dan perempuan.

Dialog ini sejalan dengan semangat Asta Cita pemerintah dalam memperkuat kesetaraan gender di masyarakat. Hal ini juga mendukung upaya pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Menurutnya, perbedaan yang bersifat kodrati seperti hamil, melahirkan, dan menyusui tidak dapat dipertukarkan. Namun, dalam aspek kemampuan, peran, dan tanggung jawab sosial, laki-laki dan perempuan memiliki peluang yang setara.

“Kesetaraan gender dalam perspektif Islam bukan menyamakan peran secara mutlak. Kesetaraan menghadirkan keadilan, keseimbangan, dan saling menghargai antara laki-laki dan perempuan,” ucapnya.

Nurlaila menegaskan bahwa anggapan kesetaraan gender bertentangan dengan Islam muncul karena pemahaman yang keliru. Ia menambahkan, Islam telah mengangkat derajat perempuan dan memberikan hak dalam berbagai aspek kehidupan.

Kesetaraan tersebut tercermin dalam kesempatan beribadah dan berbuat kebaikan, di mana laki-laki dan perempuan mendapatkan pahala yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa kemuliaan manusia di hadapan Allah tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh ketakwaan.

“Masyarakat diharapkan dapat memahami konsep gender secara bijak dan proporsional. Dengan demikian, nilai-nilai keadilan dalam Islam dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....