Cap Go Meh, Simbol Harmoni Keberagaman di Banjarmasin
- 04 Mar 2026 04:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Puncak perayaan Cap Go Meh di Klenteng Soetji Nurani berlangsung meriah dengan atraksi barongsai yang memukau ratusan warga. Perayaan yang jatuh pada tanggal ke-15 kalender Lunar ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian Tahun Baru Imlek 2577.
Pelaksanaannya tahun ini terasa istimewa karena berbarengan dengan berlangsungnya bulan suci Ramadan. Wakil Ketua Pengurus Klenteng, Djohan Yawono, menyebut atraksi barongsai sengaja dimulai setelah waktu salat Tarawih selesai sebagai bentuk toleransi.
"Tadi ada atraksi barongsai yang kami akulturasi dengan lagu Ramadan dan itulah momen spesial tahun ini yaitu toleransi," ujarnya usai acara Selasa, 3 Maret 2026.
Hal ini, kata Djohan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang merupakan mayoritas penduduk di Kota Banjarmasin. Lokasi klenteng yang berdekatan dengan Masjid Raya Sabilal Muhtadin ini turut memberi warna keindahan antarumat beragama di kawasan tersebut.
"Kami sangat toleransi dengan agama-agama yang lain dan tentu berharap semua kebaikan-kebaikan semacam itu selalu ada di tahun yang baru ini," ucapnya.
Di bawah naungan Shio Kuda Api, Djohan berharap umat dapat bergerak cepat dalam menangkap peluang namun tetap penuh dengan perhitungan. Perayaan ini pun menandai berkahirnya rangkaian Tahun Baru Imlek 2577.
Djohan memastikan pintu klenteng tetap terbuka lebar bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan rangkaian acara lanjutan. Rencananya masih akan ada kegiatan yang dilaksanakan pada malam nanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....