Hadapi Kendala, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Banjarmasin Masih Berjalan

  • 01 Mar 2026 19:30 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Progres pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Banjarmasin masih terus berjalan hingga saat ini. Program nasional ini ditargetkan akan hadir di seluruh 52 kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin.

Kepala Bidang Koperasi Diskopumker Kota Banjarmasin, Edy Junaidi, mengatakan saat ini seluruh KKMP telah terbentuk secara kelembagaan. Namun, progres pembangunan fisik saat ini baru difokuskan di dua titik, yakni Kelurahan Tanjung Pagar dan Pemurus Luar, dengan progres berkisar 15-17 persen dan ditargetkan rampung pada awal April mendatang.

Ia menjelaskan, proses pembangunan selanjutnya akan menunggu penyesuaian perubahan Detail Engineering Design (DED). Hal ini disebabkan petunjuk pelaksanaan yang ada di dalam Instruksi Presiden No. 17 Tahun 2025 mensyaratkan pembangunan gerai fisik di lahan keras.

"Karena lahan Kota Banjarmasin adalah rawa, jadi kita sembari menanti DED untuk pembangunan KKMP di lahan rawa," katanya.

Selain kendala teknis petunjuk pelaksanaan, Edy menyebut pendataan lahan yang sesuai juga menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, hal ini menyebabkan kesulitan bagi para petugas di lapangan untuk menentukan lokasi pembangunan KKMP yang memenuhi kriteria.

Penentuan lokasi tersebut harus memenuhi standar minimal luas lahan sebesar 20x30 meter di area yang strategis. Selain itu, lahan yang dipilih juga harus dipastikan aman dan jauh dari jangkauan kabel tegangan listrik tinggi.

Berbagai tantangan proses pembangunan ini turut dipengaruhi oleh keterbatasan ketersediaan lahan di Kota Banjarmasin. Edy menilai status Banjarmasin sebagai kota tua yang sudah berumur 499 tahun ini membuat sebagian besar lahan strategis sudah menjadi milik masyarakat.

"Sedangkan untuk pembangunan, lahan itu harus lahan yang memang milik pemerintah daerah," katanya.

Dengan berbagai tantangan progres pembangunan KKMP di Banjarmasin ini, ia berharap kendala tersebut dapat segera diselesaikan. Langkah ini sangat penting agar program nasional tersebut dapat segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....