Cegah Mubazir, Sekolah Harapkan Evaluasi Menu MBG Ramadan
- 26 Feb 2026 17:29 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Banjarmasin menuai berbagai respons dari pihak sekolah. Kepala SMAN 5 Banjarmasin, Mukhlis Takwin, menyebut terjadi perbedaan drastis antara penerimaan paket pada hari biasa dibandingkan dengan menu khusus Ramadan.
Ia menyebut pada hari biasa, paket makanan yang tersisa mencapai sekitar 30 porsi saja karena para siswa antusias dengan MBG. Namun, dengan menu Ramadan ini, paket makanan yang tersisa melonjak hingga 100 bahkan tembus 200 porsi.
Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh jenis menu paket MBG yang cenderung tidak berubah setiap harinya. Ketidakcocokan antara jenis makanan dengan selera siswa menjadi penyebab utama turunnya antusiasme mereka.
"Lebih baik ditiadakan sementara daripada mubazir," ujarnya. "Namun jika lanjut, tolong menyesuaikan variasi menu dengan selera anak-anak."
Sebenarnya program ini mendapat sambutan baik dari para siswa. Namun, mereka mengaku antusiasme menurun dalam beberapa hari terakhir akibat tidak adanya variasi menu.
"Beberapa hari terakhir antusiasme menurun karena teman-teman merasa menunya sama terus," ucap Satrio, siswa kelas 12.
Sementara siswi lainnya, Elmira, berharap akan ada evaluasi terhadap pemberian menu kering ini. Ia menginginkan asupan nutrisi yang lebih segar untuk menjaga stamina siswa saat menjalankan ibadah puasa.
"Harapannya bisa lebih bervariasi, misalnya ditambah buah-buahan yang lebih segar dan berserat untuk dimakan saat berbuka," ujar Elmira menambahkan.
Kondisi di SMAN 5 Banjarmasin ini menjadi potret dinamika distribusi MBG selama Ramadan di lapangan. Hingga saat ini, pihak sekolah masih menunggu langkah evaluasi agar program tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....