Kapolda Kalsel Dorong Tanah Laut Jadi Episentrum Jagung
- 21 Feb 2026 14:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Tanah Laut, Kepala Polda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan memimpin Focus Group Discussion (FGD) bertajuk percepatan Kabupaten Tanah Laut sebagai sentra jagung Kalimantan Selatan, Jumat 20 Februari di Balairung Tuntung Pandang. FGD yang dihadiri puluhan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Tanah Laut serta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut ini digelar sebagai respons atas defisit produksi jagung di Kalsel.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, produksi jagung Kalimantan Selatan saat ini baru mencapai 130.000 ton per tahun. Sementara kebutuhan riil masyarakat dan industri menembus 325.000 ton per tahun. Artinya, terjadi defisit sekitar 195.000 ton yang masih harus dipenuhi dari luar daerah.
Kapolda menekankan pentingnya percepatan langkah konkret untuk menutup kekurangan tersebut melalui optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas. Tanah Laut dinilai memiliki prospek strategis.
Dengan luas wilayah 3.631,35 kilometer persegi yang didominasi dataran rendah, daerah ini telah menjalin kerja sama dengan PT Inhutani I. Dari total 3.700 hektare lahan yang disiapkan, sebanyak 700 hektare siap digarap pada tahap awal.
Kapolda menegaskan, peran kepolisian dalam program ini bukan hanya pengawasan, tetapi juga sebagai penggerak dan fasilitator ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.
"Polda Kalsel berkomitmen menjamin distribusi pupuk subsidi tepat sasaran, menjaga stabilitas harga melalui Satgas Pangan, memfasilitasi kolaborasi dengan offtaker, serta memberikan kepastian hukum terkait harga berbasis kualitas," katanya.
Dalam forum tersebut juga disepakati sejumlah langkah terintegrasi. Pada masa tanam, petani akan difasilitasi alat berat, sarana produksi, dan bantuan benih unggul Bisi-18 secara gratis, disertai pengawalan distribusi pupuk subsidi.
Memasuki pra panen, disiapkan empat unit corn combine untuk menekan biaya panen. Sementara pada fase pascapanen, petani dijamin kepastian pembelian dengan harga yang menguntungkan, termasuk dukungan pengeringan dan penyimpanan di gudang.
Untuk menjaga keberlanjutan program, Polda Kalsel menyiapkan skema penghargaan bagi PPL dan Bhabinkamtibmas berprestasi yang mampu meningkatkan produktivitas di wilayah binaan masing-masing.
Kapolda optimistis sinergi penyuluh pertanian dan Bhabinkamtibmas akan menjadi model kolaborasi yang efektif dalam mendorong swasembada jagung.
“Kabupaten Tanah Laut diproyeksikan menjadi sentra jagung Kalimantan Selatan. Ini bagian dari kontribusi nyata mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....