Edukasi Gizi Seimbang Tekan Anemia dan Stunting
- 25 Jan 2026 20:13 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi di tingkat layanan dasar. Salah satunya melalui penguatan pemahaman gizi seimbang sebagai langkah pencegahan anemia dan stunting.
Hal tersebut disampaikan Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Karang Mekar, Muhammad Rizki, usai kegiatan Posyandu, Jumat (23/1/2026). Ia menjelaskan, edukasi yang diberikan menitikberatkan pada permasalahan gizi yang hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan di Kota Banjarmasin.
“Tugas kami mengubah perilaku agar masyarakat itu sadar tentang masalah gizi,” ujarnya. “Terutama fokusnya stunting atau anemia karena keduanya itu selalu berkaitan.”
Rizki menambahkan, pihaknya terus mengintensifkan edukasi dengan menyasar kelompok remaja putri. Edukasi pada usia remaja dinilai sangat penting sebagai langkah awal membangun kesadaran kesehatan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
“Kalau sejauh ini lebih ke remaja putri ini dari mulanya itu sebelum menikah,” katanya. “Untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri ini, kami mengedukasi terkait anemia dan stunting dengan tablet tambah darah.”
Sementara itu, Petugas Ahli Gizi Puskesmas Karang Mekar, Rida, menyebutkan bahwa kasus stunting di wilayah Karang Mekar hingga kini masih ditemukan. Berdasarkan data Puskesmas, jumlah kasus cenderung fluktuatif dari waktu ke waktu.
“Kalau kasus stunting di Karang Mekar ini datanya itu naik turun,” ungkapnya. “Misalnya ada yang sembuh, ada lagi yang masuk.”
Rida menjelaskan, penanganan stunting membutuhkan waktu yang tidak singkat serta dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, upaya tersebut tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan, melainkan memerlukan dukungan dari berbagai pihak.
“Masalahnya itu penyembuhannya bukan satu hari dua hari, kalau mengejar berat badan itu agak lama, jadi harus berkesinambungan,” jelasnya. “Dan itu tidak bisa hanya kami dari kesehatan yang menangani, harus ada unsur-unsur lain.”
Lebih lanjut, Rida menegaskan pola asuh yang tepat menjadi faktor penting dalam pencegahan anemia dan stunting. Upaya tersebut harus dilakukan sejak dini dengan dukungan pemenuhan gizi yang baik dan seimbang.
“Karena ini berhubungan dengan pola makan dan pola asuh,” katanya. “Yang utama itu harusnya yang kita perbaiki adalah pola asuhnya, didukung dengan kondisi ekonomi mereka.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....