Kolaborasi Promkes dan Kader Tingkatkan Edukasi Kesehatan

  • 24 Jan 2026 11:42 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat terus dilakukan melalui kegiatan Posyandu. Edukasi dan sosialisasi kesehatan menjadi bagian penting dalam layanan yang diberikan kepada warga, khususnya kelompok lanjut usia.

Dalam kegiatan tersebut, petugas promosi kesehatan bersama kader posyandu terlibat langsung memberikan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran mereka bertujuan untuk membantu warga memahami kondisi kesehatannya serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat.

Petugas Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Karang Mekar, Muhammad Rizki, mengatakan kehadiran petugas promkes di posyandu bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan agar masyarakat mengetahui dan memahami masalah kesehatan yang dialaminya.

“Untuk kegiatan hari ini berjalan baik ya, disini sebagai promkes saya bertugas untuk mengubah perilaku, agar masyarakat itu sadar tentang masalah gizi, terutama fokusnya itu stunting dan anemia, karena 2 ini selalu berkaitan,” ujarnya.

Rizki menjelaskan, dalam memberikan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok lansia, pihak puskesmas juga melibatkan kader posyandu. Kader diberdayakan sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam menyampaikan informasi dan edukasi kesehatan kepada warga.

“Disini kami memberdayakan kader juga untuk sosialisasi melalui majalah yang ada ini, terus kami lakukan pelatihan kader-kader agar terlatih, tidak cuma petugas kesehatan, namun kader juga terlatih agar bisa mengedukasi masyarakatnya khususnya di posyandu," katanya.

Hal senada disampaikan Kader Posyandu Segar, Hadijah. Ia mengatakan pihak puskesmas bersama para kader turut memberikan edukasi kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan. Menurutnya, edukasi tersebut penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat.

“Diberi pengarahan supaya kalau makan itu memperhatikan gizi seimbang, jadi misal kalau hipertensi itu jangan terlalu banyak makan garam-garam itu,” katanya.

Hadijah mengatakan lansia yang datang setelah diperiksa mengalami berbagai keluhan penyakit. “Hari ini itu banyaknya darah tinggi, pas dicek tadi banyak yang naik tekanan darahnya. Sama ada juga Diabetes Melitus juga.” ujarnya.

Hadijah menambahkan, selain hipertensi, sejumlah lansia juga mengeluhkan masalah pada persendian. Meski pemeriksaan di posyandu tidak mencakup pemeriksaan secara menyeluruh, keluhan tersebut kerap disampaikan oleh para peserta.

“Biasanya tadi itu sakit tulang, meski tadi itu kan periksanya cuma tensi aja ya, tapi banyak yang mengeluh sakit tulang kakinya kalau yang tua-tua,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....