Mensos: Sekolah Rakyat Potong Rantai Kemiskinan
- 12 Jan 2026 18:03 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarbaru: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai instrumen utama pemerintah untuk memotong rantai kemiskinan melalui akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Hal tersebut disampaikan saat peluncuran Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (12/1/2026), di Sekolah Rakyat Terpadu 9 BBPPKS Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Menurut Gus Ipul, kemiskinan kerap diwariskan antar generasi karena keterbatasan akses pendidikan. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memutus pola tersebut secara sistematis dan berkelanjutan. “Program Sekolah Rakyat adalah upaya untuk memotong rantai kemiskinan. Kita tidak boleh menyerah pada keadaan,” katanya.
Ia menjelaskan, hingga kini Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 titik di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Program ini melibatkan 15.954 siswa dari keluarga miskin ekstrem, dengan mayoritas orang tua bekerja sebagai buruh harian, petani, dan pedagang kecil. “Biasanya anak orang miskin, anak yang miskin. Ini yang harus kita ubah,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul juga menekankan pentingnya tata kelola yang bersih agar tujuan pengentasan kemiskinan dapat tercapai. Presiden Prabowo, kata dia, telah memberi arahan tegas agar tidak ada praktik suap dalam penerimaan siswa Sekolah Rakyat. “Tidak boleh ada sogok-menyogok atau suap menyuap untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat,” katanya.
Sementara dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penyelenggaraan Sekolah Rakyat di BBPPKS Banjarbaru. Presiden menyapa siswa dan guru serta memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan inklusif.
Selain pendidikan, Sekolah Rakyat juga dilengkapi dengan asrama, cek kesehatan gratis, dan program makan bergizi gratis sebagai bentuk pemenuhan hak dasar anak. Presiden menilai pendekatan menyeluruh ini penting agar anak-anak dari keluarga miskin memiliki kesempatan yang setara untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....