Dari Dapur ke Halaman Buku, Merayakan Sosok Ibu

  • 19 Des 2025 19:43 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Siaran Ragam Budaya Pro 4 RRI Banjarmasin melalui program Ruang Sastra kembali menghadirkan ruang perbincangan seni dan budaya melalui baris puisi bertajuk “Dari Dapur ke Halaman Buku”, Kamis (18/12/2025) malam.

Syarifah Rofifah atau lebih akrab dipanggil Fifah sebagai narasumber tunggal dalam acara tersebut mengulas tema sastra, perempuan, dan makna sosok ibu dalam keseharian, Juga menyoroti hubungan antara pengalaman domestik dengan proses kreatif kepenulisan.

Tema “Dari Dapur ke Halaman Buku” sendiri lahir dari gagasan Elly Rahmah yang pada malam itu berhalangan hadir, kemudian dikembangkan oleh Fifah menjadi konsep estetik dan reflektif, berangkat dari simbol dapur sebagai ruang keseharian perempuan.

“Dapur itu melambangkan aktivitas ibu sehari-hari, sementara halaman buku adalah upaya mengabadikan sosok ibu lewat tulisan puisi, cerpen, atau bentuk sastra lainnya,” ujar Fifah.

Lebih lanjut, Fifah menjelaskan bahwa tulisan tentang ibu tidak dibatasi bentuk dan gaya. Menurutnya, setiap penulis bebas mengekspresikan pengalaman personal, baik kisah bahagia maupun kenangan yang mengharukan. Momentum menjelang Hari Ibu menjadi latar emosional yang kuat dalam pembahasan tersebut.

“Menulis tentang ibu itu sangat personal. Bisa berupa puisi, kutipan singkat, atau cerita pendek. Yang terpenting adalah kejujuran perasaan penulis,” ucapnya seraya menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tidak harus menunggu tanggal 22 Desember.

Dialog kemudian berkembang ke refleksi makna sosok ibu dari sudut pandang seorang anak. Fifah menggambarkan ibu sebagai pendengar terbaik dalam kehidupan, tempat bercerita tanpa penghakiman, dan sumber dukungan emosional yang sering kali tidak disadari nilainya.

“Ibu itu lebih banyak mendengar daripada berbicara. Bahkan tanpa kata-kata, kita bisa merasakan dukungan dari sikap dan kesehariannya,” ucap Fifah, yang disambut respons emosional dari host.

Pada segmen lanjutan, Fifah membacakan puisi berjudul “Dari Dapur ke Halaman Buku” yang ia tulis khusus pada hari siaran. Puisi tersebut mengangkat rutinitas ibu di dapur sebagai sumber inspirasi yang kemudian diolah menjadi karya sastra yang intim dan personal.

Menutup siaran, Ruang Sastra kembali menegaskan perannya sebagai ruang ekspresi dan perjumpaan budaya, menghadirkan sastra sebagai medium merawat ingatan, menghargai perempuan, dan menjaga warisan nilai melalui kata-kata. Program ini mengudara setiap hari kamis pukul 21.00–22.00 WITA di Pro 4 RRI Banjarmasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....