Ultra Mikro dan Kredit Usaha Rakyat untuk UMKM

  • 19 Nov 2025 20:27 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Program UMi (Ultra Mikro) dan KUR (Kredit Usaha Rakyat) menjadi pembahasan utama dalam acara Mozaik Indonesia di RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu (19/11/2025). Dukungan pembiayaan berjenjang ini dinilai semakin kuat mendorong usaha kecil tumbuh dan menggerakkan ekonomi daerah.

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Juanda, menjelaskan bahwa UMi ditujukan bagi pelaku usaha ultra mikro yang belum bankable. Sedangkan KUR membantu usaha yang sudah siap tumbuh dan berkembang.

“UMi adalah fondasi inklusi keuangan, sementara KUR menjadi jembatan produktivitas,” ujarnya.

Ia menyebut keduanya saling terhubung sebagai jalur usaha untuk naik kelas menuju kredit komersial. Juanda juga menyoroti tantangan penyaluran di lapangan, seperti akses di pedesaan, legalitas usaha, dan literasi keuangan yang masih menjadi hambatan sepanjang 2024–2025.

Sementara itu, Bekti Hendri Atmoko, Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II B Kanwil DJPb Kalsel, menjelaskan strategi memperkuat sinergi pembiayaan pada tahun 2025. Koordinasi lintas lembaga, integrasi digital, dan fokus pada sektor produktif menjadi kunci mendorong ekonomi daerah.

Bekti menyebut SIKP (Sistem Informasi Kredit Program) sebagai instrumen penting untuk memastikan penyaluran KUR lebih tepat sasaran. Integrasi dengan SLIK OJK (istem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan) dan data aparatur negara dinilai memperkuat transparansi dan mencegah tumpang tindih penerima.

Ia juga menjelaskan konsep UMi naik kelas menuju KUR bagi pelaku usaha berprestasi. Pendampingan kelompok dan penilaian berbasis karakter diyakini dapat mempercepat proses graduasi usaha kecil.

Menurutnya, tantangan teknis UMi masih berputar pada administrasi dan akses informasi. “Pendampingan kelompok terbukti sangat efektif karena mempermudah pembinaan dan tanggung renteng,” ucapnya.

Dengan sinergi UMi dan KUR yang semakin solid, UMKM di Kalimantan Selatan diharapkan semakin mandiri. Upaya ini juga didorong agar pembiayaan dimanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....