Bazar Ramadhan Belka Pererat Ukhuwah Antar Warga Cianjur
- 21 Feb 2026 17:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur - Sekitar 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazar Ramadhan yang digelar di kawasan Belka, Jalan Abdullah Bin Nuh, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang diinisiasi oleh warga Belka Residen sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Ketua RW sekaligus Koordinator Bazar Ramadhan Belka Residen, Budi Setiawan, mengatakan bahwa tahun 2026 menjadi tahun ketiga penyelenggaraan bazar UMKM tersebut. Ia menegaskan, konsep dan tema yang diusung masih konsisten seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni “Semangat Ramadhan Kita Pererat Ukhuwah dan Menjemput Berkah.
“Untuk tahun 2026 ini merupakan Ramadhan ketiga dalam penyelenggaraan bazar UMKM. Konsep serta tema masih sama, yaitu semangat Ramadhan kita pererat ukhuwah dan menjemput berkah,” ujar Budi saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selain bazar, panitia juga menggelar sejumlah kegiatan keagamaan di masjid sekitar kawasan perumahan.
Di antaranya pengajian rutin serta program buka puasa gratis yang setiap harinya menyediakan makanan bagi 50 hingga 100 jamaah dan warga sekitar.
“Selain bazar, kami juga mengadakan kegiatan di masjid seperti pengajian dan buka puasa gratis setiap hari untuk 50 sampai 100 orang,” kata Budi menambahkan.
Bazar Ramadhan tersebut menghadirkan beragam produk kuliner, khususnya makanan dan minuman takjil untuk berbuka puasa. Panitia mengundang UMKM yang berada di kawasan Belka Residen maupun pelaku usaha dari luar lingkungan perumahan, khususnya dari wilayah Cianjur.
“Untuk tahun ini kami batasi jumlah peserta, karena di beberapa titik lain juga banyak yang membuka pasar takjil. Alhamdulillah, di hari pertama sudah diikuti 50 UMKM untuk memeriahkan Pasar Takjil Ramadhan 1447 H tahun 2026,” ujarnya.
Dari total 50 UMKM yang berpartisipasi, berbagai jenis makanan dijajakan, mulai dari aneka gorengan, minuman segar, hingga hidangan tradisional khas Ramadhan. Kehadiran bazar ini diharapkan mampu memberikan ruang promosi sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil selama bulan puasa.
Terkait kendala selama pelaksanaan bazar, Budi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Ia menyebutkan bahwa koordinasi antara panitia, warga, dan peserta UMKM berjalan baik sejak hari pertama pembukaan.“Sejauh ini tidak ada kendala. Kegiatan berjalan lancar dan aman,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM, Mamah Ikbal, mengaku rutin mengikuti bazar Ramadhan di Belka setiap tahunnya. Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu meningkatkan penjualan, terutama untuk produk takjil yang menjadi favorit masyarakat.
“Setiap bazar Ramadhan saya selalu ikut berjualan. Tahun ini saya menjual kolak biji salak dan kolak pisang dengan harga Rp5.000 per cup,” ungkap Mamah Ikbal.