Ramadan Merupakan Madrasah yang Melatih Kita Meluruskan Niat

  • 20 Feb 2026 12:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Tiada kata yang paling pantas kita ucapkan pada siang kali ini selain Alhamdulillah was-syukru ‘ala ni’amillah. Puji dan syukur marilah kita sanjungkan ke hadirat Allah yang maha luhur.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Baginda Alam Nabi Besar Muhammad saw. juga kepada keluarga, para sahabat, tabi’in dan tabiatnya, hingga kepada kita selaku umatnya.

Melalui mimbar yang mulia ini, khatib berpesan kepada diri dan jamaah Jumat sekalian, marilah kita sama-sama mempertahankan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Robbul Izzati. Sebab, ketakwaanlah yang menjadi bekal terbaik, baik saat di dunia maupun saat meninggalkan dunia fana ini.

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Terlebih kita telah memasuki hari-hari awal Ramadan, bulan tarbiyah ruhiyah, bulan pendidikan jiwa. Rasulullah SAW bersabda: إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjadi fondasi kehidupan seorang mukmin. Niat bukan sekadar ucapan dalam hati, tetapi arah dari seluruh perjalanan hidup kita," ungkap A. Rusdiana selaku Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jumat 20 Februari 2026.

Alhamdulillah, kita kembali dipertemukan dengan bulan yang mulia, Ramadhan 1447 H. Marilah kita tingkatkan iman dan takwa, serta menyambut bulan ini dengan gembira Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk menyucikan diri dan menjadikan bulan ini sebagai madrasah (sekolah) ketakwaan untuk membangun kembali fondasi iman dan karakter kita.

Ramadan adalah madrasah yang melatih kita meluruskan niat. Kita bangun sahur bukan karena lapar, kita menahan diri bukan sekadar karena kesehatan, tetapi karena Allah. Ramadan adalah sekolah yang pertama-tama mengajarkan kita tentang niat.

Rekomendasi Berita