ITN Open IX 2026 Kedepankan Kualitas Kejuaraan
- 08 Feb 2026 21:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kejuaraan Taekwondo Antar Unit se-Jawa Barat ITN Open IX Tahun 2026 dipastikan segera digelar sebagai event terbesar di awal tahun. Ajang yang paling dinantikan insan olahraga taekwondo ini akan berlangsung pada 14–15 Februari 2026 di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung.
Pelatih Utama Institut Taekwondo Nusantara (ITN), Master Suryana, menegaskan bahwa ITN Open IX 2026 tetap mengutamakan kualitas pelaksanaan kejuaraan. Menurutnya, kualitas event menjadi faktor utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Dari tahun ke tahun saya selalu mengingatkan panitia agar lebih mengedepankan kualitas event. Kuantitas itu penting, tetapi yang paling utama adalah kualitas,” ujar Master Suryana saat konferensi pers di Aula KONI Kota Bandung, Minggu 8 Februari 2026.
Baca Juga: Ribuan Atlet Ramaikan Kejuaraan ITN Open IX 2026
Ia menambahkan, dengan kualitas penyelenggaraan yang baik, ITN Open mampu berkontribusi dalam mencetak atlet untuk Pengcab TI Kota Bandung maupun Pengprov TI Jawa Barat. “Ketua panitia saudara Didin Nurdiansyah sudah saya ingatkan soal hal tersebut,” tegasnya.
Pemegang DAN VII Kukkiwon itu juga mengingatkan panitia agar disiplin menjalankan arahan dari Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Barat. Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian dari menjaga marwah kejuaraan.
Berdasarkan laporan panitia, tercatat sekitar 188 unit taekwondo dan 24 Pengcab TI se-Jawa Barat telah melakukan pemesanan slot pertandingan. “Jumlah peserta sudah over sehingga harus dibatasi, karena ada rambu-rambu dari Pengprov TI terkait batas peserta dan ITN sangat mematuhi itu,”ungkapnya.
Master Suryana juga menyampaikan adanya dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, terhadap pelaksanaan ITN Open IX 2026. “Banyak pernyataan dukungan beliau melalui media sosial, dan itu menjadi kebanggaan bagi kami. Terima kasih Pak Wagub,” katanya.
Sementara itu, Supervisor Kejuaraan ITN Open IX 2026 dari Pengprov TI Jabar, Teddy Sunjaya, berharap kualitas penyelenggaraan tetap konsisten dipertahankan. “Atlet berprestasi harus lahir dari kejuaraan yang berkualitas dan profesional,” ujarnya.
Ia menilai, kualitas kejuaraan akan mempermudah proses penjaringan atlet oleh tim talent scouting Jawa Barat. “Jaga marwah pelaksanaan kejuaraan dengan mengedepankan kualitas. ITN sudah berpengalaman hingga edisi ke-9 dan saya melihat tidak ada cela selama ini,” pungkas pemegang DAN III Kukkiwon tersebut.