Kukuluban Tradisi Lalapan Sehat Khas Tanah Sunda
- 02 Mar 2026 10:49 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID Bandung - Kuliner trandisional kembali menjadi perbincangan ditengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat. Salah satu yang mulai banyak dilirik adalah kukuluban,hidangan khas Tatar Sunda yang identik dengan sayuran rebus segar sebagai lalapan utama. Kukuluban bukan sekedar makanan,tetapi juga bagian dari budaya makan masyarakat Sunda yang sarat nilai kesederhanaan dan kedekatan dengan alam.
Dalam tradisi masrayakat Sunda diwilayah Bandung dan sekitarnya,kukuluban kerap hadir dalam acara keluarga,syukuran,hingga kegiatan gotong royong. Hidangan ini biasanya terdiri dari aneka sayuran dan ada juga selalin sayuran,misalnya daun singkong,waluh ( labu ),kacang panjang,tauge hingga jagung muda dan kacang tanah yang direbus tanpa bumbu berlebihan aga cita rasa alami tetap terjaga.
Secara filisofi,kukuluban mencerminkan prinsip hidup masyarakat Sunda yang dikenal dengan ungkapan ‘Someah hade ka semah ‘ dan hidup selaras dengan alam. Sayuran yang digunakan umumnya berasal dari kebun sendiri atau hasil tani lokal,sehingga memperkuat nilai kemandirian pangan dan kebersamaan.
Tidak hanya bernilai budaya, kukuluban juga dinilai menyehatkan. Proses pengolahan dengan cara direbus menjaga kandungan serat dan nutrisi tetap tinggi. Biasanya kukuluban disajikan bersama sampal terasi atau sambal dadak yang diulek segar,serta ditemani nasi hangat da lauk sederhana seperti ikan asin atau tahu tempe.
Sejumlah pelaku usaha kuliner tradisional kini mulai mengangkat kembali kukuluban sebagi menu andalan. Dibeberapa rumah makan khas sunda,kukuluban bahkan dikemas lebih menarik agar diminati generasi muda tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.
Pengamat budaya menyebut,menjaga eksistensi kukuluban sama halnya dengan merawat identitas lokal.Di tengah gempuran makanan cepat saji,keberadaan hidangan tradisional seperti kukuluban menjadi pengingat pentingnya warisan leluhur yang sehat dan ramah lingkungan.
Dengan terus diperkenalkan melalui berbagai kegiatan budaya dan festival kuliner daerah, kukuluban diharapkan tidak hanya bertahan,tetapi juga semakin dikenal luas sebagai simbol kekayaan kuliner nusantara yang sederhana namun penuh makna.