Dinas Pertanian Akan Gelar Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

  • 03 Mar 2025 18:51 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada minggu kedua bulan Maret 2025, yang rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Nunukan. GPM ini untuk menekan inflasi di sektor pangan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan, Muhtar, menjelaskan GPM ini akan menawarkan berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti beras, minyak goreng, sayur, dan gula.

“Kami akan mengambil produk yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat, seperti beras, sayur, dan minyak. Namun, untuk gula, kami menghadapi masalah karena gula yang tersedia adalah gula impor dari Malaysia,” ujar Muhtar, Senin (3/3/2025).

Muhtar menambahkan harga beras yang akan dijual dalam Pasar Murah ini diperkirakan lebih murah sekitar Rp10.000 dibandingkan harga pasar, dengan harga beras lokal sekitar Rp135.000 per 10 kilogram. Langkah ini diambil untuk lebih menonjolkan subsidi pada komoditas lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Dalam upaya untuk mengendalikan inflasi, Muhtar juga menyebutkan bahwa rencana untuk menggelar GPM di beberapa tempat di Kabupaten Nunukan akan dilaksanakan setiap minggu.

"Kami akan memperbanyak gelaran GPM di berbagai tempat agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat," katanya.

Ia juga menjelaskan jika stok beras lokal masih tersedia di Pulau Sebatik, dan jika stok tersebut habis, Bulog akan mengirimkan 500 ton beras dari Sulawesi Selatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan subsidi ongkos angkut.

Rekomendasi Berita