DPR RI Minta Generasi Muda Gaungkan Akar Budaya Lokal

  • 09 Mar 2026 13:39 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Melalui Loka Karya bertajuk "Budaya Lokal untuk Generasi Muda", Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah meminta kepada generasi muda untuk memperkenalkan budaya lokal Kabupaten Garut hingga ke akar-akarnya budaya lokal yang sesuangguhnya." Generasi muda harus lebih masif dalam memperkenalkan budaya lokal yang menjadi akar budaya lokal yang sebenarnya kepada masyarakat,"katanya, di Garut, Senin, 9 Maret 2026.

Ia mengatakan, tujuan dari generasi muda harus memperkenalkan budaya lokal yang sesungguhnya ini agar masarakat tidak berfikir sempit tentang potensi budaya lokal di Kabupaten Garut. Dan suatu saat budaya lokal ini bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik " Budaya itu luas, dan suatu saat budaya ini bisa dijadikan sumber bagi kesejahteraan masyarakat, tinggal dikelola dengan baik,"ujarnya.

Ia menyampaikan, apabila budaya lokal.ini berhasil bisa mensejahterakan masyarakat, maka pihaknya dalam hal ini DPR RI berhasil telah menggali dan memperjuangkan potensi budaya lokal yang sebenarnya yang dimanfaatkan generasi muda." Itu adalah tujuan dari jangka pendeknya dari loka karya atau seminar hari ini,"katanya.

Tujuan jangka panjangnya, menurut Ferdi, budaya lokal ini harus dibentuk karakter hingga memiliki nilai tambah dan nilai jual."Pelaku budaya khususnya generasi muda harus bisa membentuk karakter yang kuat untuk budaya lokal ini sehingga memiliki nilai jual atau nilai tambah sehingga asfek kesejahteraan bagi masyarakat bisa tercapai,"ujarnya.

Ia menyampaikan, potensi pariwisata di Kabupaten Garut selama ini hanya menjual wisata alamnya saja, tanpa menyentuh potensi budaya lokal yang dimiliki."Potensi budaya lokal ini tidak dimanfaatkan oleh pelaku usaha wisata, padahal jika dikemas dengan baik maka akan menghasilkan sesuatu yang bisa mensejahterakan masyarakat,"katanya.

Ia mengatakan, Kabupaten Garut sendiri memiliki 11 budaya lokal yang masuk pada warisan budaya tak benda, yang sebenarnya potensi budaya tersebut bisa dikemas dan ditawarkan kepada pihak ketiga untuk dijadikan paketan wisata yang menarik." Pelaku usaha wisata khususnya dari kalangan swasta ini bisa memanfaatkan potensi budaya lokal seperti surak ibra, lais, dodombaan dan lainnya, yang dibuat kemasannya dengan durasi panjang, sehingga bisa menjadi paketan wisata yang menarik,"ujarnya.

Rekomendasi Berita