DPRD Jabar Dorong Pemanfaatan Gedung Eks Bakorwil Bogor
- 23 Okt 2025 14:46 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan terhadap rencana pemanfaatan aset eks Bakorwil di wilayah Bogor Raya. Dukungan tersebut dilandasi oleh pertimbangan nilai sejarah bangunan yang dinilai penting untuk dirawat dan dijaga sebagai bagian dari warisan pemerintahan daerah.
Gedung yang berada di Kota Bogor itu rencananya akan difungsikan sebagai Kantor Kerja Wilayah Bogor Raya oleh Gubernur Jawa Barat. Wakil Ketua Komisi I DPRD Jabar, Taufik Hidayat, menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu (22/10/2025).
“Kami dari Komisi I yang membidangi urusan aset melihat bahwa gedung eks Bakorwil ini merupakan bangunan heritage yang memiliki nilai sejarah penting. Karena itu, perlu perhatian dan pemeliharaan rutin agar kondisinya tetap terjaga dan tidak terbengkalai,” ujar Taufik.
Baca juga : Polemik Dana 4,17 Triliun, Iwan: Transparansi Kuncinya
Taufik menilai, langkah Gubernur Jawa Barat untuk menjadikan gedung tersebut sebagai kantor kerja wilayah merupakan bentuk konkret dalam memaksimalkan fungsi aset daerah. Menurutnya, pemanfaatan aset harus berorientasi pada pelayanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan.
“Kami sangat mendukung pemanfaatan aset di wilayah Bogor Raya ini agar dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan berkala agar aset tidak hanya berfungsi administratif, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan sejarah pemerintahan daerah.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, turut hadir perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bidang aset, Biro Umum, Biro Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kehadiran lintas perangkat daerah ini menunjukkan adanya sinergi dalam upaya optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Komisi I DPRD Jabar berharap sinergi tersebut berlanjut dalam bentuk perencanaan dan eksekusi yang terukur.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan, tapi bagian dari jejak sejarah birokrasi Jawa Barat. Sudah saatnya kita rawat dan fungsikan dengan pendekatan pelayanan publik yang berkelanjutan,” tutup Taufik