Mensos Perkuat DTSEN untuk Antisipasi Pengemis Musiman Ramadan
- 28 Feb 2026 19:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) terus dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, sekaligus mengantisipasi munculnya pengemis musiman selama bulan Ramadan.
“Ini menjadi tugas kita dan tentu bersama daerah. Langkah strategisnya adalah bagaimana kita memiliki data yang akurat tentang pemerlu layanan-layanan sosial,” ujar Gus Ipul, sapaannya melalui keterangan resminya, Jumat 27 Februari 2026.
Menurutnya, Kementerian Sosial saat ini tengah melakukan konsolidasi intensif dengan pemerintah daerah guna memastikan akurasi data warga yang berhak menerima bantuan. Pendataan dilakukan dengan melibatkan kepala daerah, dinas sosial setempat, hingga pemerintah desa.
“Kita sedang konsolidasi dengan daerah supaya kita tahu datanya. Yang paling mengetahui kondisi lapangan tentu kepala daerah, Dinsos, maupun kepala desa. Datanya harus jelas sehingga kita bisa melakukan intervensi,” jelasnya.
Penguatan DTSEN dinilai penting agar pemerintah dapat memetakan kebutuhan masyarakat secara tepat dan mencegah adanya warga rentan yang luput dari perhatian. Di sisi lain, validitas data juga diperlukan untuk memastikan bantuan sosial tidak salah sasaran.
Gus Ipul mengingatkan agar bansos benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan, bukan oleh pihak yang tidak berhak. Terlebih menjelang Ramadan, fenomena pengemis musiman kerap meningkat sehingga diperlukan verifikasi berbasis data yang akurat.
“Jangan sampai bantuan pemerintah diterima oleh mereka yang tidak berhak. Harus benar-benar diterima oleh yang paling membutuhkan. Kalau memang masuk dalam data, tentu bisa kita intervensi bersama-sama,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan DTSEN menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.