Perang Sarung Marak Polisi Edukasi Warga
- 27 Feb 2026 19:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut – Aparat Kepolisian bergerak cepat menuju lokasi terjadinya dugaan aksi perang sarung di Kampung Ciboja RT 03 RW 05, Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut."Setelah kami menerima laporan atau pengaduan dari warga, kami langsung bergerak menuju lokasi yang kurang lebih 10 menit dari kantor kami untuk mengamankan adanya dugaan aksi perang sarung,"kata Kapolsek Cibatu, AKP. Amirrudin Latif, di Garut, Jumat, 27 Febuari 2026.
Ia mengatakan, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), anggota melakukan pengecekan dan pendataan. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa aksi perang sarung belum sempat terjadi karena telah lebih dahulu dilerai oleh warga setempat."Saat kami tiba dilokasi dugaan terjadinya perang sarung tidak sempat terjadi karena sudah dicegah warga setempat,"katanya.
Meski demikian, petugas tetap mengambil langkah preventif guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali. Anggota Polsek Cibatu melakukan koordinasi dengan Ketua RW dan warga sekitar serta memberikan imbauan kamtibmas kepada para remaja agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat."Kami tetap melakukan upaya pencegahan prefentif dan berkordinasi dengan pengurus lingkungan setempat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,"ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. “Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan 110. Sinergi ini sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Berkat respon cepat petugas dan kepedulian warga, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan terkendali. Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain."Kami himbau kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,"tuturnya.