Resa Khoerunisa, Konsultan Geologi Inspirator Banyak Orang
- 04 Mar 2026 09:17 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Semua orang tentu ingin mendapatkan keberuntungan dan prestasi yang gemilang dalam kehidupannya. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkannya, butuh semangat, belajar, dan kerja keras agar bisa mencapainya.
Begitulah yang dilakukan Resa Khoerunisa, perempuan lulusan ilmu geologi dari Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjajaran yang semasa sekolahnya di berbagai jenjang pendidikan menjadi siswa berprestasi juara kelas. Begitu juga saat lulus kuliah meraih prestasi camlaude dengan IPK 3,76.
Anak bungsu dari empat bersaudara asal Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu, setelah lulus kuliah Agustus 2025, kini tumbuh dengan kesibukannya sebagai konsultan geologi di Kota Bandung, pekerjaan yang linier dengan keilmuan dan karakternya yang berjiwa petualang.
"Saya suka di lapangan, karena waktu kuliah itu tugasnya ke lapangan terus, dan sekarang saya bekerja sebagai konsultan geologi, linier dengan ilmu saya," kata perempuan kelahiran Maret 2003 itu, di Bandung, Rabu 4 Maret 2026.
Ia mengisahkan, masuk jurusan Teknik Geologi Unpad itu merupakan pilihannya yang suka dengan dunia lapangan, dunia alam terbuka dan mendapatkan tantangan yang menarik untuk mengenal alam semesta."Alasan saya masuk jurusan Teknik Geologi Unpad itu merupakan pilihannya yang suka dengan dunia lapangan, dunia alam terbuka dan mendapatkan tantangan yang menarik untuk mengenal alam semesta,"tuturnya.
Memasuki tahun terakhir perkuliahan, Resa mendapatkan tantangan baru yakni membutuhkan biaya untuk menunjang perkuliahannya menyelesaikan tugas akhir, termasuk skripsi yang butuh biaya lapangan dan laporan pemberkasan, di antaranya membuat peta yang membutuhkan biaya tidak sedikit."Bukan berarti tidak ada kendala, kebutuhan biaya perkuliahan tentunya menjadi tantangan tersendiri saat akannmenyelesaikan tugas akhir termasuk skripsi dan banyak biaya lainnya,"ujarnya.
Namun di tengah kebutuhan tersebut, Resa mendapatkan kabar membahagiakan tahun 2025 terpilih sebagai penerima beasiswa pendidikan mahasiswa berprestasi dari Star Energy Wayang Windu, Pangalengan, Bandung sebesar Rp10 juta."Tapi alhamdullilah saya terpilih sebagai penerima beasiswa pendidikan mahasiswa berprestasi dari Star Energy Wayang Windu, Pangalengan, Bandung,"ujarnya.
Bukan hanya Resa, mahasiswa lain juga mendapatkan beasiswa pendidikan dari Star Energy Geothermal (SEG) yang proses seleksi untuk mendapatkan itu cukup ketat, dan memiliki standar yang tinggi, terutama beprestasi. "Ada beberapa persyaratan yang ternyata saya masuk kriteria, salah satunya domisili, kebetulan saya tinggal di Banjaran, dan Star Energy dekat dengan daerah saya ada di Pangalengan," katanya.
Bagi Resa, beasiswa itu bukan sekadar bantuan finansial. Dana tersebut menjadi penopang penting untuk membiayai penelitian lapangan, pengolahan data, hingga penyelesaian skripsi. Di fase akhir yang krusial, dukungan itu memberinya ruang bernapas dan fokus menyelesaikan studi dengan optimal. Ia merasa jerih payahnya selama ini mendapatkan apresiasi yang bermakna, mendapatkan perhatian dari perusahaan besar panas bumi itu.
Lulus dengan waktu yang tepat selama empat tahun, Resa tidak lama-lama berdiam, dengan ilmunya kini bergabung sebagai konsultan geologi di Kota Bandung. Ia terlibat dalam berbagai kajian kebumian, analisis kondisi tanah, hingga pendampingan studi teknis yang berkaitan dengan pembangunan dan lingkungan.
Meski telah menapaki dunia kerja, semangat belajarnya tetap menyala. Resa menyimpan cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan mendapatkan pengalaman kerja yang lebih baik untuk mengembangkan ilmunya itu.
Dengan kombinasi prestasi akademik, pengalaman profesional, serta tekad kuat untuk terus menimba ilmu, Resa menunjukkan bahwa usia muda bukanlah batas untuk berkarya dan berprestasi.
Ia melangkah mantap, membawa mimpi besar untuk masa depan yang lebih cerah.
"Menjadi orang berprestasi itu harus, makanya saya dulu aktif ikut lomba-lomba, dan itu ternyata memberikan poin plus bagi kehidupan saya, dan harus jujur sejujurnya," kata Resa.
Head of Social Investment, Policy, and Corporate Communication SEG Laksmi Prasvita menyampaikan, penerima beasiswa Resa Khoerunisa merupakan salah satu dari program yang sudah berjalan sejak 2010 dengan memberikan beasiswa kepada 245 siswa dengan tingkat kelulusan 100 persen dan berprofesi bekerja atau wirausaha di berbagai sektor industri. SEG melalui program beasiswa pendidikan itu bertujuan untuk membantu putra putri terbaik dari sekitar area operasi SEG agar lulus kuliah dari perguruan tinggi negeri, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup keluarga dengan bekerja dan berusaha yang layak.
Program beasiswa prestasi itu ke depannya akan diseleksi dari SMA di sekitar area operasi, kemudian program bimbingan belajar siswa SMA binaan agar bisa lulus tes diterima di perguruan tinggi negeri terbaik dengan target 100 siswa bisa mengikuti program bimbingan belajar dan bisa menghasilkan 15 penerima beasiswa per tahun.
"Penerima beasiswa juga berkesempatan mengikuti program magang maupun pengembangan karir di SEG. Tentunya ini menjadi nilai tambah yang bermanfaat jika setelah lulus kemudian mengikuti proses seleksi penerimaan pegawai SEG di kemudian hari," kata Laksmi.