Panen Jagung dan Kesiapan Pangan jelang Lebaran
- 03 Mar 2026 10:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Panen raya jagung menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga kesiapan pangan menjelang Ramadan, terutama karena komoditas ini memiliki peran penting dalam rantai pasok pakan ternak unggas. Ketersediaan jagung yang stabil akan berdampak langsung pada produksi daging dan telur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat perkotaan selama bulan suci.
Kepala bidang sarana tanaman pangan hortikultura dan perkebunan wilayah garut Ardhy Firdian menjelaskan bahwa keberlanjutan produksi jagung tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga pada stabilitas harga bahan pangan berbasis protein hewani. “Panen raya jagung pada kesiapan pangan berkaitan juga dengan suplai ketahanan pakan terutama untuk unggas, yang dimana unggas menghasilkan daging dan telur untuk kita,” ujarnya saat siaran di PRO 1 RRI Bandung, Minggu 1 maret 2026
Ia menambahkan bahwa menjaga produksi jagung secara konsisten merupakan bagian dari strategi besar untuk memastikan ketersediaan daging dan telur tetap aman di pasaran. “Sehingga ketika kita menjaga produksi jagung secara konsisten sangat berdampak pada kesediaan daging atau telur unggas itu sendiri,” tambahnya.
Selain fokus pada jagung, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan petani cabai sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan harga menjelang lebaran . Kerja sama tersebut diwujudkan melalui gerakan pangan murah agar masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Ia menambahkan program ini dirancang untuk melindungi daya beli masyarakat tanpa merugikan petani sebagai produsen. “Untuk kesiapan pangan kami bekerjasama dengan petani cabai agar ketika harga meningkat petani-petani ini melaksanakan gerakan pangan murah sehingga konsumen bisa membeli seharga di tingkat petani,” jelasnya.