Komunitas MARSOC Jelaskan Perbedaan Airsoftgun dengan Airgun

  • 14 Feb 2025 20:43 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung : Kasus penembakan kucing di Bandung, viral melibatkan alat diduga Air gun. Komunitas Maung Airsoft Club sangat menyayangkan penyalahgunaan alat tersebut.

Komunitas MARSOC atau Maung Airsoft Club menanggapi kasus penembakan kucing yang viral dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Peristiwa itu dinilai mencoreng citra olahraga Airsoft gun karena melibatkan alat yang mirip, meskipun faktanya berbeda.

"Ini sangat disayangkan, apalagi alat yang digunakan bukan Airsoft gun melainkan Air gun yang telah dimodifikasi, seperti terlihat dalam video yang beredar dengan percikan api," jelas Ismail, Ketua Maung Airsoft Club kepada RRI, Jumat (14/2/2025).

Airsoft gun berbeda dari Air gun dalam hal peluru dan fungsi. Airsoftgun menggunakan peluru plastik berukuran 6 mm dengan kecepatan maksimal 500 feet per second (fps). Sebaliknya, Airgun memiliki peluru berbahan logam dengan kecepatan lebih dari 600 fps yang jauh lebih berbahaya.

"Kepemilikan Airsoft gun sudah diatur dan unitnya teregistrasi di kepolisian, berbeda dengan Air gun yang ilegal dan sering disalahgunakan," tambah Ismail, menekankan pentingnya regulasi.

Terkait video penembakan kucing tersebut, Ismail memastikan pelaku bukan berasal dari komunitas Airsoft gun. "Yang terlihat adalah revolver Airgun dengan modifikasi ramset, alat yang menggunakan mesiu untuk menembakkan paku ke beton," tegasnya.

Ismail juga mengimbau masyarakat untuk tidak salah kaprah terhadap fungsi Airsoft gun. "Airsoft gun adalah alat olahraga, bukan alat bela diri. Penyalahgunaan oleh pihak yang bukan komunitas kami harus ditindak tegas," katanya.

Komunitas Airsoft gun memiliki aturan ketat, termasuk larangan membawa unit keluar kecuali untuk keperluan olahraga di tempat khusus. "Jika ada anggota melanggar, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib," tutupnya.

Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami perbedaan alat olahraga dan alat berbahaya seperti Air gun, demi mencegah penyalahgunaan di masa depan.

Rekomendasi Berita