IOH Pastikan Jaringan Andal dan Aman Selama Ramadan 2026
- 04 Mar 2026 20:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Ramadan menjadi momen penting untuk mempererat koneksi, baik melalui kabar dari keluarga, silaturahmi, maupun berbagi kebahagiaan. Melalui kampanye LebihBaikIndosat, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memastikan layanan komunikasi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 di wilayah Jakarta Raya dan Jawa Barat berjalan lebih nyaman, aman, dan tetap terhubung.
Wilayah operasional Circle Jakarta Raya mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Banten, hingga Jawa Barat. Indosat menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas jaringan di tengah meningkatnya kebutuhan komunikasi masyarakat selama bulan suci hingga arus mudik Lebaran.
EVP-Head of Circle Jakarta Raya Indosat, Swandi Tjia, mengatakan pihaknya mengusung semangat You Only Need One (YONO) kebaikan di bulan Ramadan.
“Indosat percaya, di momen terpenting masyarakat hanya membutuhkan satu koneksi yang benar-benar bisa diandalkan, kuat jaringannya, aman digitalnya, dan nyata kepeduliannya,” ujar Swandi usai acara di Hotel Papandayan Bandung, Rabu 4 Maret 2026.
Indosat memperkuat jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta ratusan titik strategis di seluruh Indonesia. Penguatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan trafik data selama Ramadan dan Idulfitri.
Khusus di Circle Jakarta Raya, lonjakan trafik tertinggi tercatat di wilayah Bogor, Tangerang, Sukabumi, dan Garut, dengan kenaikan berkisar antara 18 hingga 47 persen. Wilayah outer Jakarta tersebut menjadi fokus optimalisasi jaringan guna memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi saat kebutuhan digital meningkat signifikan.
“Penguatan ini memastikan pengalaman digital pelanggan tetap stabil selama Ramadan,” katanya.
Melalui brand IM3, Tri, dan HiFi Air, Indosat menghadirkan beragam solusi layanan sesuai kebutuhan pelanggan, mulai dari kuota internet hingga layanan rumah tangga berbasis jaringan tetap.
Sementara itu, SVP-Head of Region West Java Indosat, Mgs. Moh. Ali Safitri, menyoroti potensi peningkatan kejahatan digital menjelang Lebaran, terutama saat masyarakat menerima Tunjangan Hari Raya (THR).
“Tren kejahatan digital memang bukan hal baru, tetapi frekuensinya semakin meningkat. Biasanya menjelang Lebaran, ketika masyarakat menerima THR dan memiliki anggaran lebih, potensi penipuan juga meningkat,” ujar Ali usai acara di Hotel Papandayan Bandung.
Menurutnya, momentum tersebut kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melakukan penipuan melalui telepon, pesan singkat, hingga aplikasi perpesanan.
Untuk itu, Indosat menghadirkan fitur perlindungan digital bernama SatSpam bagi pelanggan IM3 dan Tri. Fitur ini memberikan peringatan dini terhadap nomor tidak dikenal yang terindikasi melakukan penipuan atau aktivitas mencurigakan.
SatSpam tidak hanya memproteksi panggilan telepon biasa, tetapi juga panggilan WhatsApp dan pesan SMS. Sistem ini didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengidentifikasi serta mengategorikan nomor berdasarkan potensi risiko, seperti nomor penipuan, pemasaran, atau promosi.
“Dengan dukungan AI, sistem kami bisa mengenali pola nomor yang sering digunakan untuk penipuan. Pelanggan akan mendapat notifikasi lebih awal sebagai langkah pencegahan,” jelasnya.
Ali menegaskan, layanan perlindungan ini tersedia gratis bagi seluruh pelanggan IM3 dan Tri," Pelanggan yang menggunakan kuota internet dari kedua brand tersebut secara otomatis mendapatkan perlindungan SatSpam," tandasnya.