Banjir Karang Rau, Program Pencegahan Banjir Terus Ditingkatkan

  • 22 Jan 2025 13:00 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Karang Rau kembali mengalami banjir akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Jum'at (10/1/2025) sore lalu. Banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi ditambah juga letak Desa Karang Rau yang berada di wilayah hilir sungai.

Tidak hanya hanya itu letak geografis dari desa ini juga berada di dataran rendah. Akibatnya, aliran air dari hulu sungai tidak tertampung dan membanjiri wilayah desa.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala Desa Karang Rau, Sugiono. Ia mengatakan bahwa Desa Karang Rau sebelumnya pernah mengalami bencana banjir pada tahun 2010 lalu.

"Banjir terjadi sebelum adanya pembangunan infrastruktur penanganan banjir pada tahun 2010," katanya saat diwawancarai RRI, Rabu (22/1/2025).

Sugiyono menjelaskan salah satu penanganan yang sudah dilakukan adalah pembangunan talud di sepanjang Sungai Kalibener tepatnya di wilayah dataran rendah. Serta pembuatan bak kontrol guna mengalirkan air ke sungai.

"Hal ini berhasil mengurangi dampak banjir di wilayah tertentu, seperti pada permukiman Karangasri," katanya kembali.

Dalam rencana jangka panjang, Sugiono menegaskan penanganan banjir saat ini sudah menjadi skala prioritas. Karena sudah di masukan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMDes).

"Banjir disebabkan oleh kondisi alam, yaitu arti curah hujan tinggi. Dan kami sifatnya hanya berusaha dan mengantisipasi," kata Sugiono.

Oleh karena itu, Sugiono menghimbau kepada warga Karangrau untuk meningkatkan kewaspadaan dini. Khususnya bagi pemukiman yang berada di sekitar badan sungai, karena banjir tersebut bersifat alamiah.

Sugiono berharap kepada pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat agar terus berlanjut dalam menanganj banjir. khususnya pembangunan talud di sepanjang Sungai Kalibener yang terletak di dataran rendah.

"Dengan adanya langkah tersebut, debit air dari hilir diharapkan dapat segera tersalurkan ke hulu sungai. Sehingga dapat meminimalisir banjir di Desa Karangrau hingga di masa yang akan datang,m" ujarnya. (Ismali/Vinta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....