Perubahan Komposisi Kepelatihan di Pelatnas PP PBSI

  • 22 Des 2024 22:00 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Dalam langkah strategis untuk meningkatkan performa atlet nasional, PP PBSI telah melakukan sejumlah perubahan signifikan dalam susunan pelatih di Pelatnas Cipayung. Beberapa nama pelatih senior yang sudah lama berkontribusi kini meninggalkan Pelatnas, sementara wajah-wajah baru, termasuk beberapa yang memiliki pengalaman internasional, masuk untuk memperkuat tim kepelatihan.

Pelatih tunggal putra, Irwansyah, dan pelatih kepala ganda campuran, Harry Hartono, resmi mengakhiri tugas mereka di Pelatnas. Posisi mereka kini digantikan oleh dua pelatih berpengalaman: Mulyo Handoyo, yang dikenal sukses mengasah talenta-talenta tunggal putra dunia, dan Marleve Mainaky, salah satu mantan pemain nasional dengan reputasi cemerlang.

Sementara itu, pelatih tunggal putri, Indra Widjaja dan Herli Djaenudin, telah bergeser peran menjadi pelatih untuk sektor tunggal putra Pratama. Perubahan ini diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam pengembangan atlet muda di sektor ini.

Sebagai pengganti di sektor tunggal putri utama, PP PBSI menunjuk dua pelatih yang sebelumnya berkarier lama di Jepang, yaitu Imam Tohari dari PB Djarum dan Nunung Subandoro. Keduanya membawa pengalaman dan pendekatan kepelatihan modern yang diyakini dapat meningkatkan daya saing tunggal putri Indonesia di kancah internasional.

Di sektor ganda putra, Aryono Miranat telah kembali ke PB Djarum setelah bertahun-tahun menjadi bagian penting dari Pelatnas. Posisi yang ditinggalkannya sebagai pelatih kepala ganda putra kini diisi oleh Antonius Budi Ariantho, pelatih yang juga berasal dari PB Djarum. Antonius memiliki rekam jejak yang solid dalam mengembangkan pasangan ganda putra potensial.

Perubahan besar ini merupakan bagian dari upaya PBSI untuk menyegarkan strategi pembinaan atlet dan meraih hasil maksimal di berbagai ajang internasional, termasuk Olimpiade Paris 2024 mendatang. Dengan masuknya para pelatih baru yang kaya pengalaman, PBSI berharap dapat melahirkan kembali kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....