Kemarau Panjang Picu Kenaikan Harga Beras Premium

  • 07 Okt 2026 15:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Cuaca kering yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada harga beras premium di Kota Bandar Lampung. Kondisi tersebut terjadi di tengah kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok yang tetap tinggi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Erwin, menyebut kenaikan harga beras premium dipengaruhi berkurangnya hasil panen di sejumlah daerah penghasil padi. Produksi yang menurun membuat harga beras premium mengalami penyesuaian di tingkat pasar.

Meski demikian, pasokan beras yang masuk ke Bandar Lampung masih dalam kondisi aman. Distribusi dari berbagai daerah juga tetap berjalan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

"Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab kenaikan harga beras premium karena produksi di beberapa daerah terdampak kemarau," ucap Erwin, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini berbeda dengan kelangkaan barang. Ketersediaan beras masih mencukupi, hanya saja harga mengalami kenaikan akibat pengaruh produksi dan pasokan.

Pemerintah terus memantau perkembangan harga untuk mengantisipasi lonjakan yang lebih tinggi. Pengawasan juga dilakukan pada jalur distribusi agar pasokan beras tetap tersedia di pasar dan ritel modern.

"Untuk stok masih aman dan masyarakat tetap bisa memperoleh beras SPHP dengan harga sesuai ketentuan pemerintah," ujarnya.

Dinas Perdagangan berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga produksi padi kembali meningkat. Dengan pasokan yang lebih besar, harga beras premium diharapkan dapat kembali stabil dalam beberapa waktu mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....