Tubaba Masuk 59 Instansi yang Dikukuhkan sebagai Tim Tanggap Insiden Siber
- 06 Okt 2026 11:22 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Tulang Bawang Barat - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengukuhkan secara bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium dr. Roebiono Kertopati BSSN, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.
Pengukuhan bersama tersebut diikuti 59 instansi, termasuk Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan siber pada sektor pemerintahan dan pembangunan manusia, khususnya dalam menghadapi berbagai ancaman serta insiden keamanan siber yang dapat mengganggu layanan digital pemerintah.
Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo, mengatakan pengukuhan bersama TTIS menjadi bentuk penegasan terhadap mandat dan tanggung jawab yang melekat pada setiap TTIS yang telah teregistrasi.
Menurutnya, keberadaan TTIS memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola keamanan siber pada masing-masing instansi.
TTIS diharapkan mampu menjalankan fungsi keamanan siber secara terstruktur, mulai dari upaya pencegahan, deteksi, penanggulangan hingga pemulihan ketika terjadi insiden.
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi, menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam membangun ketahanan siber.
Menurutnya, sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menghadapi berbagai insiden dan ancaman keamanan siber.
“Belajar dari pengalaman yang pernah terjadi, berkaitan dengan insiden (siber) itu banyak disebabkan oleh faktor people atau sumber daya manusianya,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penguatan keamanan siber tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan sistem pengamanan, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kesadaran, kompetensi, serta kesiapan dalam menghadapi potensi ancaman siber.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tubaba, Aidil Pattikraton, menyampaikan keberadaan TTIS merupakan bagian penting dalam transformasi pemerintahan digital di daerah.
“TTIS Tubaba adalah keharusan dalam transformasi pemerintahan digital,” ujar Aidil.
Menurutnya, TTIS tidak hanya berperan dalam penanganan insiden, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan data dan informasi digital pemerintah daerah.
“TTIS Tubaba bukan hanya menangani insiden siber, tetapi juga menjaga kedaulatan data dan informasi digital demi layanan digital yang aman," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....