Jalan Viral, Jalan di Wonodadi Pringsewu Segera Dibangun
- 04 Okt 2026 12:38 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Jalan Raden Intan di Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, yang sempat menjadi sorotan publik karena kerusakannya, kini mulai masuk tahap persiapan penanganan, Minggu, 4 Oktober 2026.
Anggota Komisi III DPRD Pringsewu M. Triaksono turun langsung ke lokasi pada Jumat (2/10/2026) untuk melihat kondisi ruas jalan sekaligus mengikuti proses pengukuran bersama konsultan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pringsewu.
Pengukuran dilakukan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 500 meter. Jalan tersebut selama ini menjadi salah satu akses yang cukup vital bagi warga Wonodadi, termasuk untuk menuju fasilitas pendidikan, Pasar Gadingrejo, hingga wilayah Kabupaten Pesawaran.
Kondisinya sebelumnya sempat viral. Badan jalan dipenuhi lubang dan semakin sulit dilalui ketika hujan karena muncul genangan. Sebaliknya, saat cuaca panas, debu dari jalan berterbangan hingga masuk ke permukiman warga. Kondisi tersebut bahkan pernah direspons warga dengan aksi simbolis tabur lele di jalan yang berlubang sebagai bentuk kritik sekaligus keprihatinan terhadap kondisi infrastruktur.
Kini, penanganan ruas tersebut mulai dipersiapkan. Berdasarkan hasil pengukuran bersama Dinas PUPR, Jalan Raden Intan direncanakan mendapat penanganan melalui pembangunan rigid beton atau cor yang dialokasikan dalam APBD Perubahan 2026.
M. Triaksono mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi riil jalan dapat menjadi dasar dalam proses persiapan pembangunan. Ia berharap pekerjaan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat tidak perlu terlalu lama menunggu perbaikan akses tersebut.
“Jalan ini merupakan akses penting masyarakat, termasuk untuk menuju fasilitas pendidikan, akses ke wilayah Kabupaten Pesawaran, serta Pasar Gadingrejo,” ujar Triaksono.
Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang rusak tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga dapat memengaruhi akses warga terhadap pendidikan, perdagangan, dan kegiatan sehari-hari.
Warga Berharap Tak Lagi Jadi Jalan Viral
Rencana perbaikan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Khoirul, salah seorang warga, mengapresiasi perhatian yang diberikan DPRD bersama pihak terkait terhadap kondisi Jalan Raden Intan.
“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah memperjuangkan hak masyarakat untuk mendapatkan jalan yang layak. Jalan ini sebelumnya sempat viral, bahkan masyarakat Pekon Wonodadi melakukan aksi tabur lele sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi jalan,” kata Khoirul.
Warga berharap rencana pembangunan tidak berhenti pada tahap pengukuran, tetapi segera masuk ke pelaksanaan sesuai target yang telah disampaikan. Selain persoalan kecepatan realisasi, masyarakat juga berharap pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kualitas. Dengan begitu, jalan yang selama ini menjadi keluhan warga dapat benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Jika terealisasi, perbaikan Jalan Raden Intan diharapkan tidak hanya mengubah kondisi fisik jalan, tetapi juga memudahkan mobilitas warga, memperlancar aktivitas perdagangan, mendukung akses pendidikan, dan membuka konektivitas yang lebih baik menuju wilayah sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....