Lindungi Pengguna Jalan dari Abu Vulkanik, Satlantas Pringsewu Bagikan Masker
- 08 Sep 2026 07:59 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Aktivitas warga di jalan raya tetap berlangsung seperti biasa pada Senin, 7 September pagi. Namun, di tengah kondisi udara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, ada perlindungan tambahan yang diberikan polisi kepada para pengguna jalan.
Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pringsewu tak hanya sibuk mengatur arus kendaraan. Mereka juga membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di sejumlah ruas Jalan Lintas Barat Sumatera di Kabupaten Pringsewu.
Masker dibagikan saat petugas melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi di beberapa titik ramai, seperti Simpang Pasar Induk Pringsewu, Simpang BRI Pringsewu, dan Simpang Tugu Tani Pringsewu.
Pengendara yang berhenti di persimpangan didatangi satu per satu. Petugas menyerahkan masker sekaligus mengingatkan mereka agar lebih berhati-hati selama kondisi udara terdampak abu vulkanik.
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap keselamatan masyarakat.
"Jadi pagi ini selain mengatur lalu lintas, personel kami juga membagikan masker kepada masyarakat. Ini langkah sederhana, tapi mudah-mudahan bisa membantu warga melindungi diri dari paparan abu vulkanik," kata Kadek.
Menurut Kadek, pengguna jalan menjadi salah satu kelompok yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Mulai dari berangkat kerja, mengantar anak sekolah, berdagang, hingga berbagai keperluan lainnya.
Karena itu, kepolisian memilih titik-titik yang ramai dilalui masyarakat untuk membagikan masker secara langsung.
"Kita tahu banyak warga yang pagi-pagi harus keluar rumah, baik untuk bekerja, mengantar anak sekolah, berdagang maupun aktivitas lainnya. Karena itu kami berupaya hadir dan memberikan perlindungan semampu kami," ujarnya.
Meski kondisi tersebut perlu diwaspadai, Kadek meminta masyarakat tidak panik. Ia mengimbau warga tetap beraktivitas dengan memperhatikan keselamatan dan menggunakan masker ketika harus berada di luar ruangan.
"Kami imbau masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada. Kalau harus keluar rumah, gunakan masker. Terutama bagi pengendara, kami minta tetap berhati-hati dan memperhatikan kondisi di jalan," katanya.
Kewaspadaan juga diperlukan saat abu mulai memengaruhi jarak pandang. Pengendara diminta tidak memaksakan diri melaju dengan kecepatan tinggi apabila kondisi jalan tidak memungkinkan.
"Kalau pandangan terganggu, jangan dipaksakan. Kurangi kecepatan, jaga jarak dan utamakan keselamatan. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada mengambil risiko di jalan," sambungnya.
Selain melindungi saluran pernapasan, penggunaan masker juga membantu mengurangi masuknya partikel abu ke hidung dan mulut. Jika abu mengenai mata, masyarakat diimbau tidak menguceknya dan segera membilas dengan air bersih.
Di tengah situasi yang berkembang, polisi juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumbernya mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Warga diminta mengandalkan informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang serta mengikuti setiap imbauan yang dikeluarkan untuk keselamatan masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Ikuti informasi resmi, jangan mudah percaya kabar yang belum jelas, dan kalau ada imbauan dari petugas, mohon dipatuhi," jelas Kadek.
Bagi Satlantas Polres Pringsewu, pembagian masker tersebut bukan sekadar kegiatan tambahan di sela pengaturan lalu lintas. Di tengah masyarakat yang tetap harus bergerak, polisi ingin memastikan warga dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman.
"Polisi tidak hanya hadir ketika ada kejadian. Dalam kondisi seperti ini pun kami berupaya hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan dan membantu apa yang bisa kami lakukan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....