Gubernur Lampung Minta Pelayanan Samsat Lebih Mudah dan Transparan
- 22 Sep 2026 12:28 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) diperbaiki agar lebih mudah, cepat, ramah, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Rahmat saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Samsat Provinsi Lampung Tahun 2026 di Ballroom Hotel Novotel, Selasa (22/9/2026).
Rakorda mengusung tema Sinergi Kolaboratif untuk Transformasi Layanan Kesamsatan yang Berkelanjutan dan Peningkatan Kepatuhan.
Rahmat mengatakan kualitas pelayanan Samsat berpengaruh langsung terhadap kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Dengan rata-rata sekitar 5.000 masyarakat yang dilayani setiap hari, pengalaman masyarakat di Samsat turut membentuk persepsi terhadap pelayanan publik.
"5.000 itu puas, dia akan cerita puas. 5.000 tidak puas, dia akan cerita tidak puas. Sampai akhirnya terbentuk persepsi pelayanan publik," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kepatuhan masyarakat membayar pajak harus diawali dengan pembenahan pelayanan pemerintah.
"Kalau kita nggak bicara ke kepatuhan orang bayar pajak, kita bicara diri kita dulu. Salah kita. Bukan salah masyarakat," katanya.
Ia meminta aparatur Samsat menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat dan membangun budaya pelayanan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Rahmat juga mendorong peningkatan kualitas layanan melalui penyederhanaan birokrasi, inovasi, evaluasi berkala, dan percepatan digitalisasi.
"Ke depan pelayanan di 2027, kalau kita nggak dorong tingkatan pendapatan ya agak susah. Tingkatkan pelayanan, tingkatkan kualitas, evaluasi, sederhanakan birokrasi, dan digitalisasi," tegasnya.
Ia meminta Samsat dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperkuat kolaborasi dengan kepolisian, Jasa Raharja, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul mengatakan Rakorda menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian dan tantangan sekaligus menyatukan langkah seluruh unsur Samsat.
"Rakorda pada hari ini kami tempatkan bukan semata-mata sebagai forum administratif dan evaluasi rutin, tetapi sebagai strategic forum dari Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung untuk menyatukan perspektif, mengevaluasi capaian dan tantangan, serta merumuskan langkah kolaboratif," ujar Saipul.
Ia berharap Rakorda menghasilkan langkah bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....