Dinkes Provinsi Lampung Minta Warga Waspadai Gejala ISPA

  • 22 Sep 2026 12:05 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA. Edukasi tersebut disampaikan agar warga dapat mengenali tanda awal penyakit dan segera mengambil langkah penanganan yang tepat.

ISPA menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering diawali dengan keluhan ringan. Banyak masyarakat menganggap batuk dan pilek sebagai kondisi biasa sehingga penanganannya kerap terlambat.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Noviani, mengatakan gejala ISPA perlu dikenali sejak dini. Pengenalan gejala menjadi langkah awal untuk mencegah kondisi berkembang lebih berat.

“Gejala ISPA yang umum antara lain batuk, pilek, tenggorokan gatal atau kering, bersin-bersin, hingga suara serak,” ucap Noviani, Selasa, 22 September 2026.

Menurutnya, keluhan tersebut dapat muncul secara bertahap dan sering kali diawali gangguan ringan pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala yang dirasakan meskipun tampak ringan pada awal kemunculannya.

Kelompok tertentu seperti penderita asma atau mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan memerlukan perhatian lebih. Gejala yang muncul pada kelompok tersebut berpotensi terasa lebih berat dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Noviani menjelaskan masyarakat perlu segera memeriksakan diri apabila gejala tidak kunjung membaik dalam beberapa hari. Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan dapat membantu memastikan kondisi yang dialami dan menentukan penanganan yang sesuai.

“Dengan mengenali tanda awalnya, masyarakat dapat lebih cepat memeriksakan diri apabila keluhan tidak kunjung membaik,” ujar Noviani.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan melalui pola hidup bersih dan sehat. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi paparan faktor pemicu dapat membantu menekan risiko ISPA.

Peningkatan pemahaman masyarakat mengenai gejala ISPA diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus yang muncul. Dengan deteksi lebih awal, risiko gangguan kesehatan yang lebih serius dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....