Pak Ogah di Bandar Lampung Dikeroyok, Polisi Buru Para Pelaku

  • 14 Sep 2026 10:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Video penganiayaan terhadap seorang pria yang bekerja sebagai pak ogah di Bandar Lampung viral di media sosial. Dalam video tersebut, korban terlihat dikeroyok sejumlah pria di kawasan Jalan Soekarno Hatta.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @polresta_bandarlampung, polisi langsung turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di perputaran Pull Bus Rosalia, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Korban diketahui berinisial MA (39). Ia mengalami luka berat setelah dikeroyok sekitar 10 orang yang diduga menggunakan senjata tajam.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono mengatakan, pengeroyokan bermula saat korban sedang membantu pengendara memutar kendaraan. Saat itu, dua pria mendatangi korban dan meminta sejumlah uang.

“Korban tidak memberikan uang tersebut sehingga terjadi cekcok dan perkelahian. Tidak lama kemudian datang sekitar delapan orang lainnya yang diduga teman pelaku dan langsung mengeroyok korban,” kata Ono.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan punggung. Selain itu, jari kelingking tangan kiri korban putus dan kaki kirinya mengalami patah.

Korban kemudian dilarikan ke RS Imanuel Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan medis.

Ono mengatakan, video kejadian yang beredar di media sosial menjadi salah satu informasi yang tengah didalami polisi dalam proses penyelidikan.

“Video kejadian yang beredar di media sosial menjadi salah satu informasi yang kami dalami. Saat ini personel masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bahan keterangan untuk mengidentifikasi para pelaku,” ujarnya.

Polisi masih memburu para pelaku yang melarikan diri setelah kejadian. Identitas pelaku lainnya juga masih didalami untuk mengungkap secara utuh kasus pengeroyokan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....