Bandara Radin Inten II Masih Ditutup, Abu Vulkanik Dipantau Berkala
- 07 Sep 2026 16:02 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Bandara Internasional Radin Inten II Lampung belum beroperasi akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penutupan sementara operasional bandara pada Senin 7 September 2026 dijadwalkan berlangsung hingga pukul 18.00 waktu setempat.
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan kondisi abu vulkanik terus dipantau untuk memastikan keamanan penerbangan. Pemeriksaan atau paper test dilakukan secara berkala oleh pihak bandara dan BMKG.
Pemantauan dilakukan setiap satu jam untuk mengetahui ada atau tidaknya abu vulkanik di ruang udara sekitar jalur penerbangan. Hasil pemeriksaan menjadi pertimbangan dalam menentukan rekomendasi operasional bandara.
“Selama paper test itu hasilnya positif, kami belum merekomendasikan AirNav untuk aerodrome ini dapat beroperasi,” kata Kiki, Senin 7 September 2026.
Kiki menjelaskan penutupan operasional dapat diperpanjang apabila hasil pemeriksaan masih menunjukkan adanya abu vulkanik. Pengelola bandara akan mengusulkan perpanjangan penutupan kepada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Penerbitan penutupan operasional tersebut berkaitan dengan Notice to Airmen atau NOTAM yang mengatur kondisi ruang udara. Dalam kondisi bencana alam, penerbitan NOTAM dilakukan melalui otoritas yang berwenang di bawah Kementerian Perhubungan.
Pengelola Bandara Internasional Radin Inten II terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik sambil menunggu kondisi ruang udara dinyatakan aman. Informasi mengenai perubahan status operasional bandara akan disampaikan sesuai hasil pemantauan dan keputusan otoritas terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....