Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar, Warga Diimbau Pakai Masker

  • 06 Sep 2026 06:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu: Polres Pringsewu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mulai mencapai sejumlah wilayah di Lampung, termasuk Kabupaten Pringsewu.

Warga yang beraktivitas di luar rumah diminta menggunakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang terbawa angin.

Imbauan itu disampaikan Kasi Humas Polres Pringsewu Ipda Rahmat Basuki, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Sabtu 5 September 2026.

Rahmat mengatakan masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi.

“Warga kami imbau tetap tenang, tetapi jangan mengabaikan kondisi yang ada. Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, sebaiknya menggunakan masker sebagai upaya melindungi diri dari paparan abu vulkanik,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke sejumlah wilayah Lampung. Di Kabupaten Pringsewu, abu dilaporkan mengguyur hampir seluruh wilayah.

Abu bahkan telah masuk ke permukiman warga. Di sejumlah lokasi, abu terlihat menempel pada rumah, pepohonan, sekolah, tempat ibadah, hingga kendaraan.

Polres Pringsewu mengingatkan warga tidak menganggap remeh paparan abu vulkanik. Selain berpotensi mengganggu jarak pandang, abu dapat menyebabkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang sensitif terhadap debu.

Warga yang tidak memiliki keperluan mendesak disarankan mengurangi aktivitas di ruang terbuka, khususnya ketika kondisi udara mulai berdebu atau abu terbawa angin.

Sementara bagi warga yang harus bepergian, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan. Pengendara juga diminta berhati-hati apabila abu menyebabkan jarak pandang berkurang.

“Yang penting masyarakat tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait,” kata Rahmat.

Abu Vulkanik Meluas

Aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda dilaporkan berlangsung sejak Jumat 4 September 2026 malam dan masih berlanjut hingga Sabtu.

Sejumlah wilayah Lampung mulai terdampak setelah abu vulkanik terbawa angin. Selain Pringsewu, sebaran abu dilaporkan mencapai Kota Bandar Lampung, Kabupaten Tanggamus, dan Pesisir Barat.

Arah dan kecepatan angin menjadi salah satu faktor yang menentukan wilayah terdampak. Berdasarkan laporan petugas pemantauan gunung api, aktivitas erupsi masih berlangsung dan Gunung Anak Krakatau berada pada status Level III atau Siaga.

Pada salah satu pengamatan, abu hasil erupsi dilaporkan bergerak ke arah barat dan barat laut.

Polres Pringsewu mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi karena arah dan kecepatan angin dapat berubah sehingga wilayah terdampak abu juga dapat bergeser.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan.

Selain menggunakan masker saat berada di luar rumah, warga dianjurkan menjaga kebersihan setelah beraktivitas di luar dan segera mencari bantuan medis apabila mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik.

“Sekali lagi kami mengimbau masyarakat tidak panik. Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga, serta ikuti informasi resmi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau,” pungkas Rahmat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....