UTB Gelar Lokakarya, Perkuat Mutu dan Relevansi Lulusan Hadapi Dunia Kerja
- 02 Sep 2026 13:10 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Universitas Tulang Bawang (UTB) melalui Program Studi S-1 Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Program Studi S-1 Administrasi Bisnis pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Universitas Tulang Bawang, Bandar Lampung.
Lokakarya ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Administrasi Bisnis dalam melakukan peninjauan dan pengembangan kurikulum agar semakin relevan dengan perkembangan dunia usaha, dunia industri, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan kompetensi lulusan di era yang terus mengalami perubahan.
Kegiatan lokakarya dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Tulang Bawang, Prof. Dr. Ir. Sarono, M. si. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja dan dunia usaha.
Pengembangan kurikulum menjadi salah satu langkah strategis perguruan tinggi dalam memastikan proses pembelajaran tetap adaptif terhadap perubahan lingkungan eksternal. Karena itu, masukan dari berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dan penyempurnaan kurikulum Program Studi Administrasi Bisnis.
Lokakarya menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya, yaitu Ir. Tony Ferdiansyah, S.T., M.T., ASEAN Eng., Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung; Dra. Novita Ikasari, M.Comm., Ph.D., dari AIABI Pusat/Dosen Universitas Indonesia; serta Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Lampung.
Ketiga narasumber memberikan perspektif dan masukan dalam pengembangan kurikulum Administrasi Bisnis, khususnya terkait kebutuhan kompetensi lulusan, perkembangan dunia industri dan ekonomi kreatif, penguatan pembelajaran berbasis capaian, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan pengguna lulusan.
Ketua Program Studi S-1 Administrasi Bisnis, Suryani, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa lokakarya ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan kurikulum yang semakin adaptif dan mampu menjawab tantangan perkembangan administrasi bisnis di masa depan.
“Lokakarya ini menjadi ruang strategis bagi kami untuk mendapatkan masukan dari para pakar dan pemangku kepentingan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kurikulum Program Studi Administrasi Bisnis sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan dunia usaha,” ujarnya.
Selain menghadirkan narasumber, kegiatan juga melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, dosen, serta pemangku kepentingan terkait. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek yang diperlukan dalam penyempurnaan kurikulum, mulai dari profil lulusan, capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, hingga relevansi kompetensi dengan kebutuhan pengguna lulusan.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S-1 Administrasi Bisnis FISIP UTB berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan, sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan dan penguatan daya saing lulusan.
Lokakarya tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Universitas Tulang Bawang untuk memperkuat budaya akademik yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran serta menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan daerah maupun nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....