Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas Pangan Berbasis Desa

  • 30 Agt 2026 20:45 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan hilirisasi komoditas pangan yang dikembangkan secara inklusif hingga tingkat desa. Langkah tersebut didorong untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan opening speech pada Seminar Nasional IPTEK Terapan di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Lampung, Sabtu 29 Agustus 2026. Gubernur menilai sebagian besar komoditas unggulan daerah seperti kopi dan jagung saat ini masih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah keluar daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan konsep pembangunan fasilitas pengering (dryer) dan mesin pengolah pakan ternak di tingkat desa. Pemanfaatan teknologi tersebut diarahkan agar desa tidak hanya menjadi penyedia bahan baku, tetapi mampu memproduksi beras, pakan, hingga produk olahan peternakan secara mandiri.

Mirza menegaskan bahwa kedaulatan pangan daerah harus dibangun secara mandiri mulai dari tingkat desa. Desa didorong mengolah hasil panennya menjadi produk pangan siap pakai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

"Ketika ada desa yang menghasilkan padi, maka desa itu harus bisa memberi makan masyarakatnya sendiri. Bukan hanya gabahnya, tetapi berasnya. Ketika ada jagung, desa harus bisa mengolahnya menjadi pakan untuk masyarakatnya. Itu namanya berdaulat pangan," ujar Mirza, dikutip Minggu 30 Agustus 2026.

Momentum pertumbuhan ekonomi Lampung yang dipicu membaiknya harga komoditas pertanian harus dimanfaatkan untuk memperkuat produktivitas daerah. Pemerintah daerah optimistis penguatan ekosistem pengolahan di desa dapat menekan angka pengangguran lulusan muda.

Penguatan rantai pasok dari desa diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup 1,7 juta petani di wilayah Lampung. Sinergi lintas sektor terus digalang guna mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....